Rabu, 22 Feb 2017
Hankam

Dua Hal Sepele Ini Picu Penuaan Dini

Rabu, 19 Oct 2016 18:01

Ilustrasi

Ilustrasi (AFP)

JawaPos.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan 18 Oktober sebagai Hari Menopause Sedunia. Menopause adalah fase yang pasti dialami oleh setiap wanita. 

Fase ini merupakan tahapan berhentinya siklus menstruasi. Sejumlah wanita mengalami beberapa tanda-tanda sebelum menopause. 

Saat wanita memasuki umur paruh baya biasanya mengalami insomnia (sulit tidur), berkeringat, depresi, sulit menahan buang air kecil, hingga menstruasi tidak teratur.

Semakin bertambahnya usia, gejala menopause ini pun akan muncul. Pola hidup yang tidak sehat saat ini bisa menyebabkan menopause dini. 

Biasanya beberapa penyebab dari gejala menopause dini adalah karena faktor keturunan atau faktor genetik. Selain itu mungkin bisa saja disebabkan kecanduan merokok.

Dekan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) Mahdi Jufri menjelaskan setiap wanita pasti akan mengalami fase ini. 

Hari Menopause Sedunia, kata dia, harus dijadikan seluruh kaum hawa untuk meningkatkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Menopause terkait erat dengan produksi hormonal. Banyak sejumlah asupan herbal yang dapat mencegah penuaan dini menjelang menopause. Misalnya saja belimbing karena kaya dengan antioksidan,” ungkap Mahdi.

Menurutnya rata-rata usia wanita mengalami tahapan ini adalah di usia 53 tahun. Namun angka tersebut juga tak bisa menjadi patokan, tergantung fisik serta keturunan seseorang.

“Menopause itu berbeda-beda, itu sunatullah. Namun rata-rata usia 53 tahun,” katanya.

Ketika kadar hormon menurun, tingkat energi pun menurun. Sehingga, menjelang masa menopause, wanita bisa mudah lelah. Kondisi ini bisa mempengaruhi kegiatannya sehari-hari. 

Gejala menopause lain seperti kurang tidur, bertambahnya berat badan, dan kekeringan vagina. Tentunya hal ini berpengaruh pada ritme gairah hubungan intim. (cr1/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia