Selasa, 30 May 2017
PEMENANG READERS CHOICE
Bisnis

Tarif Jasa Penumpang Angkasa Pura 1 Naik Setelah 2 Tahun 7 Bulan

Rabu, 19 Oct 2016 16:30 | editor : admin

TARIF PERON NAIK: Penumpang check in di T2 Bandara Juanda di Sidoarjo sudah mendapat pelayanan penyatuan airport tax dengan tiket sejak Maret 2015.

TARIF PERON NAIK: Penumpang check in di T2 Bandara Juanda di Sidoarjo sudah mendapat pelayanan penyatuan airport tax dengan tiket sejak Maret 2015. (Beky Subechi/Jawa Pos/JawaPos.com)

JawaPos.com – Penumpang yang hendak terbang dari bandara-bandara di lingkungan Angkasa Pura (AP) 1 harus menyisihkan uang lebih.

Mulai 1 November 2016, pengelola 13 bandara pelat merah wilayah Indonesia Tengah dan Indonesia Timur itu melakukan penyesuaian (baca: menaikkan) tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U).

Nominal kenaikan salah satu aviation charge itu bervariasi. Seperti yang bakal berlaku tidak sampai dua pekan lagi di Bandara Juanda, bandara tersibuk di bawah naungan AP 1.

Besaran tarif PJP2U penerbangan domestik naik Rp 15 ribu. Semula Rp 75 ribu menjadi Rp 90 ribu. Sedangkan penerbangan luar negeri naik Rp 10 ribu dari Rp 200 ribu menjadi Rp 210 ribu. Kenaikan tarif terakhir pada 1 April 2014.

''Penyesuaian tarif PJP2U sebagai upaya kami meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang dan pengguna jasa bandara yang mengutamakan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan,'' jelas Corporate Secretary AP I Israwadi, Rabu (19/10).

Besaran tarif sudah termasuk biaya baggage handling system dan pajak 10 persen. Kenaikan tarif tersebut juga masuk dalam item tiket penumpang alias passenger service charge (PSC) on ticket.

Kebijakan PSC on tiket di bandara-bandara AP 1 berlaku serentak sejak Maret 2015. Sebanyak 13 bandara di bawah AP 1, antara lain, Juanda Surabaya, Ngurah Rai Denpasar, Sultan Hasanuddin Makassar, dan Sepinggan Balikpapan.

Kemudian, Frans Kaisiepo Biak, Sam Ratulangi Manado, Syamsudin Noor Banjarmasin, dan Bandara Ahmad Yani Semarang. Selain itu, Adisutjipto Jogjakarta, Adisumarmo Surakarta, Lombok Praya, Pattimura Ambon, dan Bandara El Tari Kupang.

Beberapa bentuk peningkatan pelayanan tengah dilakukan manajemen AP 1 Juanda. Di antaranya, penambahan kapasitas dengan pembangunan terminal baru (T3) dan dua runway.

Megaproyek dengan nilai investasi sekitar Rp 9 triliun itu dijadwalkan mulai digarap akhir 2016. AP 1 Juanda sedang menambah dan memperbaiki fasilitas seperti kursi yang dilengkapi charger, nursery garden, dan reading corner

Peningkatan lainnya berupa perbaikan fasilitas musala di beberapa titik, penyelenggaraan pagelaran seni dua kali dalam sebulan, pelebaran koridor, dan porter terminal selatan (T2) dengan baju etnik. (sep/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia