Jawa Pos Logo

Puluhan Hektare Lahan Jadi Tempat Galian Ilegal

JawaPos.com- Pemkab Jombang terus kecolongan lahan yang digali besar-besaran. Hal itu terungkap setelah Komisi C DPRD Jombang menemukan puluhan hektare lahan yang digali secara diam-diam di Dusun Kedungtimono, Desa/Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.

Temuan itu didapatkan saat anggota dewan sidak. Mereka tiba dilokasi pada pukul 12.00. Anggota DPRD sempat kucing-kucingan dengan sejumlah penambang galian. Pasalnya, saat rombongan mobil pelat merah tiba, tampak beberapa pekerja terbirit-birit melarikan diri.

Beberapa pekerja mengendap-endap ke semak-semak dan menghilang. Beberapa lagi bahkan langsung tancap gas dengan sepeda motor protolan. ’’Lihat-lihat tuh mereka langsung kabur,’’ kata Ketua Komisi C DPRD Jombang Mas’ud Zuremi.

Saking bingungnya, beberapa peralatan seperti cangkul, sekop, dan beberapa bekal makan tertinggal. Bahkan, mesin diesel yang mereka gunakan masih menyala. Anggota DPRD dibuat tercengang ketika melihat lokasi galian. Sebab, sepanjang mata memandang, yang ada hanya lubang-lubang besar dengan kedalaman sekitar 5 meter. ’’Lahan itu luasnya belasan hektare. Kalau dilihat dari kondisi galian, mungkin berjalan sejak tahun lalu,’’ kata Mas’ud.

Diaa menyayangkan sikap Pemkab Jombang dan penegak hukum yang selama ini dianggap lepas tangan soal galian. ”Saya prihatin masih banyak galian ilegal, karena meskipun galian dinaungi provinsi bukan menjadi alasan untuk tidak peduli, karena dampaknya lagsung kita rasakan,’’ tandasnya.

Menurutnya, dengan temuan tersebut, ia berharap satpol PP dan kepolisian tidak berdiam diri. ”Ini ironis sekali, sungguh ironis. Karena galian liar di sini (Megaluh, Red) masih beroperasi secara terang-terangan. Kami minta kepolisian segera turun,’’ ungkap Mas’ud.


BERITA LAINNYA