Kamis, 23 Feb 2017
Sepakbola Dunia

Karier Gerard Pique Nyaris Tamat Selepas Piala Dunia 2014

Rabu, 19 Oct 2016 14:38

Gerard Pique mengaku frustrasi saat menjalani tahun yang buruk pada 2014.

Gerard Pique mengaku frustrasi saat menjalani tahun yang buruk pada 2014. (Zimbio)

JawaPos.com - Bek Barcelona dan Timnas Spanyol, Gerard Pique, mengutarakan momen ketika dirinya hampir saja menamatkan kariernya di sepak bola usai Piala Dunia 2014 di Brasil.

Pada tahun itu, Pique memang mengalami periode kelam dalam kariernya. Bersama Barcelona, Pique hanya finis di peringkat kedua klasemen akhir Divisi Primera. Di Liga Champions, Atletico juga menendang Barcelona pada babak perempat final.

Puncak keterpurukan Pique bersama Barcelona pada musim itu ketika kalah dari rival abadi, Real Madrid, dengan skor 1-2 pada final Copa Del Reyl. Alhasil, Barcelona hampa gelar pada musim 2013-2014 yang berujung pemecatan pelatih Gerardo Martino.

Bermodal musim yang negatif, Pique berharap bisa mengobatinya dengan raihan prestasi bersama Timnas Spanyol kala berangkat ke Piala Dunia pada musim panas 2014. Namun, nasib nahas urung lepas dari Pique. La Furia Roja takluk 1-5 dari Belanda dan 0-2 dari Cile pada fase grup hingga gagal lolos ke babak selanjutnya.

Dengan rentetan hasil negatif itu, Pique sempat merasa frustrasi. Dia mengaku nyaris membulatkan tekad menutup kariernya sebagai pesepak bola karena semangatnya sudah meredup. Namun, pemikiran Pique berubah jelang musim 2014-2015.

"Motivasi adalah segalanya. Saya nyaris memutuskan berhenti dari Timnas Spanyol, berhenti dari Barca, dan hanya ingin berjalan pergi. Saat itu, saya berpikir punya cukup uang untuk menjalani sisa hidup. Setelah Piala Dunia 2014, saya tidak punya gairah lagi," kenang Pique seperti dikutip dari Soccerway.

"Saya berbicara dengan beberapa pelatih dan akhirnya memutuskan untuk terus lanjut. Mungkin itu karena saya sudah memenangi segalanya dalam usia muda. Lalu mereka berbicara tentang kedatangan Luis Enrique, membawa udara segar, mencoba untuk mengembalikan status salah satu tim terbaik di dunia. Saya ingin menjadi bagian dari itu, dan sekarang saya ada di puncak karier, bersenang-senang," urainya lagi.

Pique kembali mengalami kegagalan bersama Timnas Spanyol pada Piala Eropa 2016. Namun, itu tak membuatnya kembali terpuruk. Akan tetapi, bek berusia 29 tahun itu sudah membulatkan tekad untuk pensiun dari sepak bola internasional selepas Piala Dunia 2018 di Rusia.

Pelatih Timnas Spanyol, Julen Lopetegui, sempat meminta agar Pique menarik niat itu. Apalagi, pada Piala Dunia 2018, usia Pique baru menginjak 32 tahun dan belum terlalu tua untuk seorang pemain belakang. Namun, Pique sudah terlalu yakin dengan putusan itu.

"Ya, itu adalah keputusan final. Saya tidak ingin mengumumkan keputusan saya itu, tapi saya tidak terlalu senang dengan cerita-cerita yang kemudian terbukti palsu, jadi saya merasa perlu untuk mengumumkannya," jelasnya lagi.

"Saya sudah membaca Twitter, cerita di Marca dan AS mengatakan banyak hal, tapi ini adalah keputusan yang saya telah ambil. Karena rasanya saya pantas untuk berhenti kapan saja saya inginkan. Jika pelatih memanggil saya (pada 2018), berarti saya bermain untuk Spanyol selama 10 tahun. Saya pikir itu adalah pilihan terbaik, untuk mengambil langkah keluar, memungkinkan generasi muda untuk mengambil ruang yang pernah saya tempati," pungkasnya. (ira/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia