Jawa Pos Logo

Ketika Kemarahan Ancelotti Tak Lagi Terbendung

JawaPos.com - Carlo Ancelotti pernah bilang dirinya memang tak terbiasa marah atau berbicara dengan nada tinggi. Akan tetapi, retetan hasil negatif Bayern Muenchen yang berujung hasil imbang kala melawan Eintracht Frankfurt telah membuat kemarahan Ancelotti terpanggil.

Bagaimana tidak, Bayern menjalani rentetan hasil minor saat kalah dari Atletico Madrid di Liga Champions, dan dua kali imbang dengan FC Koeln dan Frankfurt di Bundesliga 1. 

Tiga hasil itu membuat wajah Ancelotti berubah masam. Nada bicara yang biasanya pelan, mendadak menjadi lebih tinggi. Pertanda allenatore asal Italia itu sedang dalam tensi tinggi.

"Ancelotti adalah pria yang baik, tapi dia bisa marah juga. Dia tak senang dengan permainan kami lawan Frankfurt dan dia terang-terangan menunjukkan ketidaksukaannya," urai bek Bayern, Mats Hummels, seperti dilansir Soccerway.

"Nada bicaranya meninggi pada saat turun minum. Harus diakui, kami layak dimarahi waktu itu," lanjut Hummels.

Bayern akan menjamu PSV Eindhoven pada matchday tiga Liga Champions, Kamis (20/10) dini hari WIB. Hummels berharap Bayern bisa kembali ke jalur kemenangan di laga tersebut.


BERITA LAINNYA