Jawa Pos Logo

Tas Rotan Diminati Turis Bali

JawaPos.com – Persaingan pasar mendorong pelaku usaha lebih kreatif. Pelaku usaha kerajinan rotan pun mulai membidik pasar baru. Mereka mendekati turis luar negeri melalui Bali.

Suvenir berbahan rotan semakin diminati. Salah satu andalan pelaku usaha kerajinan rotan adalah tas. Jenis produk tersebut paling laris. Tas rotan lebih diminati daripada keranjang, pigura, dan guci.

’’Saya lebih banyak memproduksi tas,’’ kata Ernawati, perajin rotan asal Desa Madumulyorejo, Kecamatan Dukun, Selasa (18/10).

’’Bali menjadi pasar baru. Kami rutin memasok produk ke kawasan wisata itu,’’ lanjutnya. Dia menuturkan, pengiriman barang ke Bali baru dilakukan tahun ini.

Dia mampu memasok minimal 20 tas sebulan. Harga per tas mencapai Rp 175–350 ribu. ’’Harganya bisa lebih tinggi, tergantung bentuk dan aksesorinya,’’ ucapnya.

Saat ini Kota Pudak menjadi salah satu basis kerajinan rotan. Minimal ada 200 pelaku usaha dari kerajinan tersebut. Kehidupan perajin kerap dibantu jasa perbankan dan lembaga perkreditan lainnya.


BERITA LAINNYA