Jawa Pos Logo

Kabar Gembira! BBM Se-Indonesia Harganya Sama, Bensin di Papua Tak Mahal Lagi

JawaPos.com - Masyarakat Papua, khususnya di kawasan pegunungan, akhirnya bisa merasakan harga BBM di bawah Rp 10 ribu. Presiden Joko Widodo memastikan harga BBM di seluruh wilayah Papua dan Papua Barat bakal sama dengan penetapan pemerintah. 

Kebijakan satu harga BBM itu disampaikan presiden setelah menginspeksi pesawat pengangkut BBM Air Tractor AT-802 di Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo, kemarin (18/10). Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi perbedaan harga BBM antara Indonesia Barat, Tengah, dan Timur. 

''Contohnya, (premium) Rp 6.450 per liter. Sudah berpuluh-puluh tahun di Papua harganya Rp 50 ribu, Rp 60 ribu, sampai Rp 100 ribu per liter. Bayangkan,'' ujar Presiden Jokowi. Bahkan, masyarakat Papua tidak bisa protes atas harga BBM yang selangit itu. 

Berbeda halnya dengan di Jawa yang ketika ada kenaikan Rp 1.000 saja langsung disambut gejolak. Presiden mengakui, di satu sisi, kebijakan tersebut bakal merugikan Pertamina. Sebab, biaya angkut BBM ke daerah terpencil memang tergolong tinggi. Berdasar hitungan, kerugian yang harus ditanggung Pertamina mencapai Rp 800 miliar per tahun untuk menyalurkan BBM ke Papua. 

Meski demikian, presiden tidak mau ambil pusing soal kerugian tersebut. Yang penting, masyarakat Papua bisa menikmati BBM dengan harga sama dengan di Jawa. ''Rp 800 miliar itu terserah dicarikan subsidi silang dari mana. Itu urusan Pertamina,'' lanjut mantan gubernur DKI Jakarta tersebut.

Dia mengingatkan, sebagai BUMN, Pertamina sudah memperoleh banyak hak istimewa dalam berbisnis. Karena itu, dirasa wajar apabila pemerintah meminta Pertamina memberi keadilan dalam hal harga BBM. Presiden optimistis keuntungan Pertamina tidak akan tergerus gara-gara kebijakan tersebut.


BERITA LAINNYA