Jawa Pos Logo

Skenario Jika Edy Rahmayadi atau Moeldoko Terpilih Jadi Ketum PSSI

JawaPos.com - Sembilan nama sudah lolos verifikasi sebagai calon ketua umum PSSI periode 2016-2020. Namun, diyakini hanya ada dua sampai tiga nama yang paling berpeluang, yakni Edy Rahmayadi, Moeldoko, dan Erwin Aksa. Apalagi, ada skenario yang sudah disiapkan jika salah satunya terpilih sebagai ketum baru PSSI.

Tak dimungkiri, dari total sembilan kandidat, tiga orang tersebut yang paling menonjol melakukan kerja politik untuk memenangkan pertarungan kursi nomor satu PSSI itu. 

Menariknya lagi, peta persaingan kandidat mulai mengerucut hanya ke dua nama saja, Edy Rahmayadi dan Moeldoko. Bahkan, agar bisa memenangi pertarungan, kedua kandidat sudah melakukan simulasi kepengurusan dengan menggaet para tokoh-tokoh sepak bola nasional yang bisa menjadi magnet dukungan dari voters.

Edy misalnya, sudah punya jagoan yang dianggap pantas menjadi mitra di kepengurusannya. Mereka adalah Direktur PT. Liga Indonesia dan juga PT. Gelora Trisula Semesta, Joko Driyono, serta CEO Arema Cronus Iwan Budianto, sebagai calon wakil ketua umum. “Paket itu sudah harga mati,” kata G.H Sutejo, sekretaris Kelompok (K)-85. 

Sebagaimana diketahui, K-85 adalah sebutan dari aliansi mayoritas voters yang berjumlah 85 dari total 107 pemegang hak suara. Mereka sejak awal memang sudah berkomiten untuk mendukung Edy menjadi ketua umum PSSI yang baru. Hanya saja, lanjut Sutejo, itu hanya berlaku bagi pasangan ketua dan wakil ketua.

Mengenai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, pria yang juga Asosiasi Pelatih Seluruh Indonesia (APSI) itu mengatakan belum ada kesepakatan bersama untuk itu. 


BERITA LAINNYA