Selasa, 24 Jan 2017
Sepakbola Indonesia
Indonesia Soccer Championship

Guardiola Saja Bisa Tidak Menang, Apalagi Milo di Arema Cronus

Selasa, 18 Oct 2016 05:34

Milomir Seslija hanya menjanjikan permainan terbaik.

Milomir Seslija hanya menjanjikan permainan terbaik. (Malang Post/JPG)

JawaPos.com - Arema Cronus memang punya modal bagus jelang laga tandang melawan Persija di Stadion Gajayana, Selasa (18/10). Meski begitu, Pelatih Milomir Seslija justru tak mau menjanjikan kemenangan untuk setiap laga Arema, termasuk lawan Persija.

Pelatih yang akrab disapa Milo ini bahkan menganalogikan dengan kiprah pelatih kenamaan Spanyol, Josep Guardiola, bersama Manchester City. Menurut Milo, jika seorang Guardiola bersama timnya pernah menelan kekalahan, apalagi Arema.

Memang, Guardiola sempat membawa Man City melalui enam laga dengan menyapu bersih kemenangan. Namun, pada akhirnya skuad asuhan mantan pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen itu harus merasakan noda saat kalah 0-2 di kandang Tottenham Hotspur. Itulah kekalahan pertama sekaligus satu-satunya yang diderita Guardiola sejak menukangi Man. City.

Berkaca dari nasib Guardiola itu, Milo berdalih, apa yang bisa dilakukannya bersama Arema hanya melakukan serta memberikan yang terbaik. Sementara, soal kemenangan dia tak berani memberi garansi.

"Saya tidak bisa menjanjikan kemenangan, sebab Guardiola saja bisa gagal menang. Tetapi, semua harus tahu kami memberikan yang terbaik,” papar Milo kepada Malang Post (Jawa Pos Group).

Wajar jika Milo enggan terlalu optimistis. Arema memang tak bisa meremehkan Macan Kemayoran yang baru saja meraih tiga kemenangan berturut-turut, masing-masing atas PS TNI, Barito Putera, dan Perseru Serui.

Selain itu, di dua pekan sebelum itu, tim asuhan Muhammad Zein Al Hadad juga sudah melewati enam laga terakhir tanpa ternoda kekalahan. "Ini pertandingan yang berat. Butuh semangat yang ekstra untuk melawan tim bagus seperti Persija,” bilang Milo lagi.

Dia mengatakan, timnya memerlukan persiapan mental untuk melanjutkan kemenangan yang telah diraih saat melawan PSM. Dan tentu saja mengakhiri hasil bagus dari tuan rumah di tiga pertandingan sebelumnya.

“Kami memerlukan persiapan psikologis dan kami harus mengeluarkan yang terbaik mengingat ini adalah pertandingan yang penting bagi timnya,” lanjut dia.

Selain itu, Milo juga melihat kondisi tim, yang harus melakoni jadwal berat pada pekan ini. Dirinya dan juga tim lain di Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 memang harus mengalami masalah serupa, yakni jarak pertandingan yang berat.

“Waktu yang mepet membuat pertandingan menjadi susah. Makanya, saya bilang ini pertandingan yang berat, mental yang akan membuat suatu tim bisa berbicara banyak,” urainya.

Meski begitu, pelatih asal Bosnia-Herzegovina ini menuturkan, timnya akan coba menikmati pertandingan melawan Bambang Pamungkas dan kawan-kawan.  “Kami akan mencoba lebih baik. Kami mencoba sebaik mungkin apa yang bisa kami lakukan, itu yang menjadi harapan kami."

Pelatih dengan dua anak ini meyakini kondisi timnya sudah bagus untuk meraihkan hasil bagus. Hal itu, berdasarkan pada kembalinya beberapa pemain yang sebelumnya absen. Mulai dari Goran Gancev dan Okto Maniani yang sebelumnya terkena sanksi akumulasi kartu kuning.

“Dan Meiga (Kurnia Meiga, Red) sudah kembali kepada tim. Ini menunjukkan kami lebih baik dan kini lebih kuat," tandas dia. (ley/ary/ira/JPG)

 TOP
©2016 PT Jawa Pos Group Multimedia