Minggu, 28 May 2017
PEMENANG READERS CHOICE
Bisnis

Pemerintah Tagih Janji Jepang Investasi di Bidang Otomotif

Senin, 17 Oct 2016 21:47 | editor : Imam Solehudin

Ilustrasi

Ilustrasi (dok.Jawapos.com)

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia menagih komitmen Jepang buat menambah besaran investasi di bidang otomotif. 

Pabrikan Toyota misalnya, hingga kini barus 50 persen menanamkan modalnya di Tanah Air. 

Hal itu dikatakan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto usai melakukan kunjungan ke Jepang belum lama ini.  

"Toyota kan janji investasi Rp 20 triliun. Mereka sudah invest Rp 10 triliun," kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto setelah menghadiri rapat dengan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, di Gedung Kemenko Maritim, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin, (16/10).
 
Dalam kunjungan tersebut, Airlangga menagih komitmen Jepang yang pernah berjanji kepada Presiden Jokowi, yaitu berinvestasi sektor otomotif di Indonesia.

Airlangga meminta Toyota terus meningkatkan local content dari Indonesia sebagai bahan baku pembuatan mobil. 

Apalagi saat ini, Daihatsu sudah 100 persen dimiliki oleh Toyota. Pengembangan otomotif kini sudah 40 persen Low Cost Green Car (LCGC).

"Kami minta local conten-nya dari Indonesia. Bajanya dari Indonesia, baja untuk body mobil," tamah Politkus Golkar tersebut. 

Selain mendorong penggunaan local content, pemerintah juga mengajak Jepang untuk mengembangkan angkutan pedesaan, yang di-support langsung industri otomotif Jepang.

Kemudian selanjutnya, pemerintah bekerjasama dengan Jepang mendorong sektor sumber daya manusia melalui vocational training. 

Konkretnya, lanjut Airlangga, tenaga ahli otomatif Indonesia dikirim ke Jepang untuk belajar dan memperoleh sertifikasi otomotif. 
Kerjasama vocational training ini tidak hanya bagi SMK tapi juga sekolah tinggi.

"Bentuknya nanti intra company transfer. Mereka (Jepang) menyambut positif dan mendorong untuk menyediakan trainer," pungkas Airlangga. (zul/rmol/mam/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia