Kamis, 23 Feb 2017
Ekonomi

PLTGU Baru Akan Dibangun, Pengusaha Kota Pudak Sambut Positif

Minggu, 16 Oct 2016 17:16

TAMBAH DAYA: Pegawai PLN Setiawan memantau salah satu pembangkit listrik di PT PJB UP Gresik. PT PJB  berencana menambah bangunan PLTGU lagi.

TAMBAH DAYA: Pegawai PLN Setiawan memantau salah satu pembangkit listrik di PT PJB UP Gresik. PT PJB berencana menambah bangunan PLTGU lagi. (Dite Surendra/Jawa Pos/JawaPos.com)

JawaPos.com – PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) bakal membangun beberapa pembangkit baru untuk menambah pasokan listrik.

Salah satu lokasi yang dipilih, PT PJB Unit Pembangkit (UP) Gresik. Pengusaha daerah pun menyambut positif rencana tersebut.

General Manager (GM) PT PJB UP Gresik Wisrawan Wahju Wibowo menyatakan, sumber energi baru nantinya berbentuk pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU).

Kapasitas pembangkit baru itu cukup besar. Yakni, 800 mw (megawatt). ’’Sebenarnya, ini rencana lama. Tujuannya, menambah pasokan listrik dan mendukung program nasional,’’ terangnya.

Namun, Wisrawan belum bisa memastikan realisasi rencana tersebut. Sebab, keputusan berada di pusat. ’’Sepertinya tidak akan lama lagi. Semoga segera terealisasi,’’ ucapnya.

Dia optimistis konstruksi pembangkit yang ditaksir senilai USD 5,4 miliar itu bakal segera berlangsung. ’’Lahan untuk proyeksi sudah lolos survei. Tinggal mulai pembangunan,’’ katanya.

Menurut Wisrawan, lokasi pembangkit yang akrab disebut PLTGU Jawa 3 tersebut memang terpisah. Lokasinya tidak berimpit dengan PLTGU milik PT PJB Gresik.

Secara geografis, tempatnya agak ke tengah. Berdasar informasi, kontribusi setrum dari PT PJB Gresik pun cukup besar. Kapasitas anak perusahaan PLN itu mencapai 2.218,98 mw.

Daya tersebut berasal dari tiga pembangkit. Yakni, PLTG unit I dan II; PLTU unit I, II, III, dan IV; serta PLTGU Blok I, II, dan III.

Sementara itu, rencana pembangunan PLTGU baru disambut positif kalangan pengusaha industri. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Gresik membenarkan adanya kenaikan konsumsi listrik setiap tahun.

Saat ini banyak perusahaan yang mengimpor mesin untuk mendorong produksi. Dari 461 industri berskala sedang-besar yang tercatat di Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik, 25 persen di antaranya sudah ramai-ramai membeli mesin baru.

PT PLN Gresik mencatat konsumsi listrik naik 6 persen ketimbang 2015 pada periode semester 1. Ketua Apindo Gresik Tri Andhi Suprihartono mendukung adanya pembangunan PLTGU baru.

Dia optimistis pembangkit baru itu bakal berperan penting pada pertumbuhan dan ekspansi industri di Kota Pudak.

Lelaki asal Probolinggo tersebut tidak menampik kebutuhan listrik di perusahaan memang cukup besar.

’’Saat ini sektor produksi tidak terlepas dari listrik. Sementara itu, perusahaan yang memiliki pembangkit mandiri bisa dihitung pakai jari,’’ ungkap Tri Andhi.

Lelaki dengan dua anak tersebut berharap pembangkit baru itu juga bisa mendukung efisiensi anggaran produksi. (hen/c20/ai/sep/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia