Jawa Pos Logo

Sasar Anak-Anak, Produksi Naik

JawaPos.com – Pengusaha jam dinding berusaha lebih kreatif. Mereka menggenjot laba dengan memasuki dunia anak-anak. Pebisnis memperbanyak karya yang dekat dengan anak.

Langkah tersebut, antara lain, diterapkan Helmy Irawan. Pengusaha jam dinding dari limbah pabrik itu menggenjot produksi karya berbasis anak-anak. Dia membidik pasar lokal dan luar daerah.

’’Saat ini jam dinding yang paling laris bernuansa anak-anak. Saya sering memasok barang ke luar daerah,’’ kata Helmy. Lelaki berusia 35 tahun itu mengaku sering mengirim barang ke Surabaya.

Pemesannya, orang tua yang anaknya berulang tahun. Jam dinding dimanfaatkan sebagai suvenir. Helmy sempat memamerkan karyanya.

Yakni, jam dinding dengan beragam tema yang dekat dengan anak-anak. Ada yang bergambar robot dan kartun. Ada pula jam yang dipasangi foto dari pemesan.

Bapak dua anak itu menambahkan, penjualan produk anak-anak memang cukup menggiurkan. Sebulan dia mampu menjual 120 buah jam. Nilai per buah Rp 70 ribu.


BERITA LAINNYA