Jawa Pos Logo

Penurunan Uang Muka Dorong Daya Beli Rumah, Pengembang Khawatir Harga Tanah Naik

JawaPos.com – Antusiasme warga menyambut penurunan uang muka kredit pemilikan rumah (KPR) dirasakan oleh para pengembang perumahan.

Mereka pun mulai menyiapkan langkah untuk memenuhi permintaan tersebut.

’’Kami merasakan ada kenaikan minat untuk membeli rumah. Meskipun masih kecil,’’ ungkap pengurus harian Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman (Apersi) Gresik Koko Wijayanto.

”Kebijakan penurunan uang muka paling terasa di kalangan pengembang dengan skala besar. Terutama pengembang yang memiliki produk di atas Rp 200 juta,” lanjutnya.

Koko mengakui, penurunan uang muka KPR menjadi senjata baru pengembang. Pengusaha properti menyambut positif kebijakan tersebut. Meski dia mencatat ada yang hal perlu digarisbawahi.

Pertama, kebijakan tersebut akan berdampak pada pergerakan harga tanah. Pasalnya, nilai lahan saat ini sudah mahal. ”Harga tanah menjadi salah satu kendala untuk membangun rumah murah,” terangnya.


BERITA LAINNYA