Jawa Pos Logo

Likuiditas Terpantau Normal, OJK Dorong Intermediasi Perbankan

JawaPos.com -  Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  menilai kondisi stabilitas sektor jasa keuangan  dalam kondisi yang normal,  di tengah beberapa indikator kinerja sektor jasa keuangan yang perlu dicermati lebih mendalam.

"Kondisi likuiditas dan permodalan lembaga jasa keuangan (LJK)  yang cukup baik perlu dioptimalisasi untuk mendukung penguatan fungsi intermediasi," ujar Plt Deputi Komisioner Manajemen Strategis OJK  Slamet Edy Purnomo dalam rilisnya di Jakarta, Jum'at (14/10). 

Likuiditas dan permodalan LJK  berada pada level yang baik dan dinilai  cukup memadai untuk membiayai ekspansi kredit.  Ini terlihat dari posisis Capital Adequacy Ratio (CAR) perbankan per Agustus 2016 mencapai 23,26%.

Namun,  OJK masih memantau fungsi intermediasi lembaga jasa keuangan (LJK) yang belum tumbuh cepat. 

Pertumbuhan kredit perbankan per Agustus 2016 tercatat sebesar 6,83% yoy atau turun dari pertumbuhan kredit pada Juli 2016 di level 7,74%. 

Pelemahan pertumbuhan kredit ini,  terutama didorong oleh kontraksi kredit dalam valuta asing (valas)  sebesar 11,76% yoy yang sejalan dengan kinerja eksternal yang masih lemah. Kredit Rupiah masih tumbuh baik di level 10,70%.


BERITA LAINNYA