Jawa Pos Logo

Incar Pasar  Menengah Atas, BNI Bukukan KPR Capai Rp 36 T

JawaPos.com - PT Bank Negara Indonesia (BNI) optimis penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) bisa tumbuh double digit tahun depan menyusul sejumlah pelongaran kebijakan di sektor ini. 

"Dengan pelonggaran LTV (Loan To Value) yang telah dilakukan Bank Indonesia beberapa bulan lalu, kita  optimis properti akan tumbuh bagus ke depan,"  ujar Direktur BNI Anggoro Eko Cahyo kepada pers di Jakarta, Kamis (13/10).

Dia menyebut total pembiayaan KPR  BNI hingga September 2016 mencapai Rp 36 triliun. Seluruh kredit ditujukan untuk segmen menengah atas.

Anggoro mengungkapkan  pembiayaan KPR sepanjang 2016 terus menunjukan peningkatan meski belum pulih benar. "Tahun ini KPR kita prediksi tumbuh sekitar 7 persen. Sampai September 2016, sudah tumbuh 5 persen year on year," katanya.

Pada bagian lain, Dirut BNI Achmad Baiquni mengungkapkan  BNI membukukan laba bersih sebesar  Rp 7,72 triliun hingga September 2016 ditopang kenaikan laju kredit dan pendapatan berbasis komisi (fee based income).

"Laba bersih di kuartal III 2016 tumbuh hingga 28 persen. Salah satunya, didorong oleh kredit yang tumbuh bagus sepanjang sembilan bulan di 2016 ini," ujar Dirut BNI Achmad Baiquni.


BERITA LAINNYA