Minggu, 23 Jul 2017
Finance

Incar Pasar Menengah Atas, BNI Bukukan KPR Capai Rp 36 T

Jumat, 14 Oct 2016 04:36 | editor : Mochamad Nur

Ilustrasi

Ilustrasi (Dok JPNN)

JawaPos.com - PT Bank Negara Indonesia (BNI) optimis penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) bisa tumbuh double digit tahun depan menyusul sejumlah pelongaran kebijakan di sektor ini. 

"Dengan pelonggaran LTV (Loan To Value) yang telah dilakukan Bank Indonesia beberapa bulan lalu, kita  optimis properti akan tumbuh bagus ke depan,"  ujar Direktur BNI Anggoro Eko Cahyo kepada pers di Jakarta, Kamis (13/10).

Dia menyebut total pembiayaan KPR  BNI hingga September 2016 mencapai Rp 36 triliun. Seluruh kredit ditujukan untuk segmen menengah atas.

Anggoro mengungkapkan  pembiayaan KPR sepanjang 2016 terus menunjukan peningkatan meski belum pulih benar. "Tahun ini KPR kita prediksi tumbuh sekitar 7 persen. Sampai September 2016, sudah tumbuh 5 persen year on year," katanya.

Pada bagian lain, Dirut BNI Achmad Baiquni mengungkapkan  BNI membukukan laba bersih sebesar  Rp 7,72 triliun hingga September 2016 ditopang kenaikan laju kredit dan pendapatan berbasis komisi (fee based income).

"Laba bersih di kuartal III 2016 tumbuh hingga 28 persen. Salah satunya, didorong oleh kredit yang tumbuh bagus sepanjang sembilan bulan di 2016 ini," ujar Dirut BNI Achmad Baiquni.

Hingga September 2016, total outstanding kredit BNI tercatat Rp 372,02 triliun, tumbuh 21,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp  307,2 triliun.

Naiknya laju kredit mendorong naiknya pendapatan bunga bersih perseroan menjadi Rp 21,87 triliun, atau tumbuh 15 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat 19,02 triliun.

Baiquni memprediksi hingga akhir tahun pertumbuhan kredit ada di kisaran 20 persen. "Kita perkirakan hingga akhir tahun pertumbuhan kredit di bawah 20 persen. Sebab, kredit tahun lalu di kuartal IV tumbuh bagus," katanya.(nas/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia