Senin, 27 Feb 2017
Properti

Per September, 400 Ribu Unit Rumah Terserap Pasar

Kamis, 13 Oct 2016 12:50

Ilustrasi

Ilustrasi (Dok Jawa Pos)

JawaPos.com - Pemerintah terus menggenjot program sejuta rumah lewat sejumlah kebijakan guna  memenuhi kebutuhan perumahanemasyarakat yang terus meningkat.

Sejumlah insentif sektor perumahan  telah diterbitkan, mulai dari fasilitas subsidi suku buka bagi pembelian rumah MBR (masyarakat berpenghasilan rendah), maupun kemudahan perizinan bagi pengembang yang membangun kawasan pemukiman.

Dirjen Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Maurin Sitorus mengatakan hingga September 2016 telah terbangun sebanyak 400.000 unit rumah.

"Sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan rumah MBR, sisanya untuk non MBR," ujar Maurin sesuai menghadiri pembukaan pasar modal di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (13/10).

Menurutnya, hingga kini setidaknya ada 110.000 unit rumah telah melakukan proses KPR (kredit pemilikan rumah), dan 210.000 unit lainnya dalam proses pembangunan.

"Untuk rumah non-MBR, telah terbangun sebanyak 90.000 unit rumah," katanya.

Maurin mengakui, sejumlah permasalahan menghadang langkah pemerintah memperkecil backlog perumahan yang masih mencapai  11,4 juta unit rumah.

"Lewat kemudahan perizinan dan pemberian subsidi, target  pembangunan 1 juta rumah per tahun bisa dipenuhi," ucap Maurin.(nas/JPG).

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia