Jawa Pos Logo

Investasi PLTN Butuh Rp 70 Triliun, Jepara dan Bangka Memungkinkan

JawaPos.com - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) merupakan salah t alternatif untuk pengembangan energi nasional. Namun, hingga saat ini pemerintah belum memutuskan untuk membangun pembangkit listrik tersebut.

Kepala Badan Tenaga Listrik Nasional (Batan) Djarot S Wisnubroto memperkirakan kebutuhan dana untuk membangun satu unit PLTN sekitar Rp 70 triliun.

"Untuk membangun bangun PLTN, mengacu  Uni Emirat Arab itu membutuhkan Rp 70 triliun untuk 1 PLTN berdaya 1.400 MW," kata dia seperti dikutip Indopos, Rabu (12/10).

Dia mengatakan, harga jual listrik dari PLTN cukup kompetitif. Hal itu berdasarkan perhitungan PT PLN."Harga listrik PLN pernah hitung 6-8 sen dolar per kwh jadi mungkin cukup kompetitif," tambah dia. 

Dia menerangkan, terkait kesiapan membangun PLTN, Indonesia telah memiliki modal. Beberapa perguruan tinggi  memiliki pembelajaran soal nuklir, seperti  Universitas Gadjah Mada (UGM), Intitut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Indonesia (UI).

Terkait wilayah,  Batan telah melakukan studi di beberapa daerah Indonesia.  "Yang sudah dilakukan studi tapak itu Jepara dan Bangka. Yang punya keinginan Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Otoritas Batam," imbuh dia.


BERITA LAINNYA