Kamis, 23 Feb 2017
Finance

BI Catat Cadangan Devisa USD 115 Miliar di September 2016

Selasa, 11 Oct 2016 10:41

Ilustrasi

Ilustrasi (Dok JPNN)

JawaPos.com-  Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia akhir September 2016 tercatat USD 115,7 miliar. Angka itu lebih tinggi USD 2,2miliar dibanding penghujung Agustus 2016 sejumlah USD 113,5 miliar. 

Peningkatan itu ditopang penerimaan cadangan devisa semacam penerimaan pajak dan devisa migas, penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, dan hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas.

Sejumlah penerimaan itu melampaui kebutuhan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas jatuh tempo. 

Posisi cadangan devisa terkini cukup untuk membiayai 8,9 bulan impor atau 8,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. 

"Jadi, kondisi cadangan devisa terbaru itu sangat menggembirakan,” beber Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Arbonas Hutabarat di Jakarta, seperti dikutip Indopos, Selasa  (11/10).

Selan itu, BI menilai cadangan devisa itu mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. 

Sebelumnya, BI memperkirakan cadangan devisa Indonesia hingga akhir 2016 akan melebihi target. 

Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo menyebut dalam Anggaran Tahunan Bank Indonesia (ATBI), cadangan devisa diperkirakan hanya USD 100,5 miliar. 

”Dalam prognosa internal, cadangan devisa hingga akhir tahun akan mencapai USD 114,9 miliar,” tegas Agus.(far/nas/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia