Jumat, 20 Jan 2017
Ekonomi

Daerah Perbatasan Bakal Nikmati Listrik Lebih Banyak

Sabtu, 08 Oct 2016 11:02

Pemeliharaan jariingan listrik di sekitar tugu Adipura Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah Rabu (21/9).

Pemeliharaan jariingan listrik di sekitar tugu Adipura Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah Rabu (21/9). (Luwuk Pos/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah terus menggenjot PT PLN untuk memperkuat ketersediaan aliran listrik untuk daerah perbatasan demi memacu pemerataan pembangunan.

Sejalan dengan itu PT PLN hingga Oktober ini tengah melakukan pembangunan fasilitas ketenagalistrikan pada tiga wilayah Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Pulau Timor. Ditargetkan pembangunan selesai akhir 2016. Tiga lokasi PLBN di Pulau Timor tersebut adalah PLBN Motaain, Wini, dan Motamasin di NTT.

General Manager PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) Richard Safkaur mengungkapkan, di PLBN Motaain progres perluasan jaringan secara pembangunan fisik sudah mencapai 100 persen.

Semua itu terdiri dari, perluasan saluran udara tegangan menengah (SUTM): 0,39 kms, Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM): 0,05 kms, pemasangan kubikel dan persiapan penyambungan listrik ke PLBN dengan daya sebesar 555 kVa dari Penyulang Atapupu hingga Rayon Atambua.

"PLN mendukung pemasokan listrik PLBN. Karena dengan adanya pengembangan listrik, maka masyarakat setempat dapat menikmati listrik dan perekonomian daerah juga akan meningkat," sebut Richard dalam keterangan resminya yang dilansir Indopos (Jawa Pos Group), Sabtu (7/10).

Dia melanjutkan, untuk Motaain sendiri, pihaknya sudah siap menyambung listrik. Direncanakan, Oktober ini akan ada kunjungan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sementara itu, PLBN Wini progresnya sudah mencapai perluasan jaringan SUTM: 0,65 kms, Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM): 0,2 kms dan pemasangan kubikel yang masih menunggu penyelesaian gardu bangunan PLBN. Diperkirakan selesai di minggu kedua Oktober 2016 dengan daya 240 kVa.

Sedangkan PLBN Motamasin kawasan perbatasan di NTT, progres pekerjaan pembangunan jaringan listrik telah mencapai dropping material ke lokasi dan diperkirakan minggu kedua bulan November akan selesai dengan menyalurkan daya sebesar 555 kVa.

"Semua masih on schedule dan semoga pembangunan PLBN cepat selesai dan saya berharap semua pihak yang terlibat dapat bekerja sama dengan baik sehingga selesai tepat waktu. PLN juga siap melakukan pemasokan listrik sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan," janjinya.

Sebagai beranda depan wilayah Republik Indonesia, PLBN di NTT yang berbatasan dengan Republik Demokratik Timor Leste ini merupakan tiga dari tujuh lokasi kawasan perbatasan di Indonesia yang rencana pembangunannya akan rampung pada akhir 2016.

Empat lokasi lainnya tersebar di Kalimantan (PLBN Aruk, Entikong dan Nanga Badau) dan Papua (PLBN Skouw).

Dalam upaya pembangunan PLBN ini, tentunya pasokan listrik sangat diperlukan demi perekonomian masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia yang semakin membaik. (lum/iil/JPG)

 TOP
©2016 PT Jawa Pos Group Multimedia