Jawa Pos Logo

Pertamina Menangkan Proyek IPP Terbesar di Asia Tenggara?

JawaPos.com - Konsorsium Pertamina dikabarkan berhasil memberikan harga termurah pada tender pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) Jawa 1‎. Kesimpulan ini didapatkan setelah PT PLN melakukan evaluasi harga yang digelar Kamis (29/9) lalu.

Pada proyek IPP Combined Cycled Gas Turbine (CCGT) pertama di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara ini, selisih harga penawaran konsorsium Pertamina dan Adaro (yang berada di posisi kedua) mencapai Rp 2,3 miliar.

Direktur Pengadaan PLN Supangkat Iwan Santoso mengatakan hasil evaluasi proyek PLTGU Jawa-1 ini bakal diumumkan dalam waktu dekat. "Akan kita umumkan minggu ini," ujar Iwan Santoso di Jakarta, pekan lalu.

Sebagaimana diketahui, pPerjalanan tender pembangkit berkapasitas 1.600 MW ini selalu menjadi perbincangan publik. Pasalnya menjadi salah satu pembangkit berbahan bakar gas terbesar dalam proyek listrik unggulan Presiden Jokowi, yakni Program Listrik 35.000 MW.‎‎

Konsorsium Pertamina yang dalam tender kali ini menggandeng dua raksasa dari Jepang, Marubeni dan Sojitz. Konsorsium ini berhasil unggul dari tiga kompetitornya yang sama-sama mengincar Jawa 1.

Mereka adalah Adaro Energi-Sembcorp Utilities, Medco-Kepco dan Nebras, serta konsorsium Mitsubishi yang berpartner dengan JERA, Rukun Raharja dan PJB (anak perusahaan PT PLN).‎

Lebih jauh Iwan menuturkan, lahan yang akan dipakai untuk pembangunan pembangkit ini akan menggunakan lahan yang ditentukan oleh pemenang tender. Hal itu bisa saja menggunakan lahan reklamasi atau bukan.


BERITA LAINNYA