Kamis, 23 Feb 2017
Bisnis

Serunya Pertarungan Para Challenger Dalam Program DSC di Tiga Kota

Minggu, 02 Oct 2016 10:34

ILUSTRASI

ILUSTRASI (Youtube)

JAKARTA - Tahap akhir kompetisi Diplomat Success Challenge (DSC) Market Challenge baru saja usai digelar di tiga kota secara berurutan. Yakni, Surabaya, Yogyakarta dan Bandung. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dari 6000 lebih peminat yang mendaftar secara online, setelah melalui proses seleksi lolos 90 proposal bisnis terbaik. 

Mereka lantas disebut sebagai para challenger. Nah, challenger ini kemudian melalui seleksi tahap dua yakni audisi yang meloloskan sepuluh challenger untuk masuk babak 3 yakni Market Challenge. 

Pada tahap ini mereka harus bertarung menjalankan proses usaha sesungguhnya. “Segala keriuhan pada tahap ini, dari awal sampai akhir bisa disaksikan publik mulai tanggal 9 Oktober 2016 mendatang di salah satu televisi swasta,” ujar Chief Board of Commissioner DSC Surjanto Yasaputera.

Market Challenge merupakan babak yang menuntut kesiapan fisik, mental dan juga bagaimana berpikir secara stategis dari para peserta. 

Sepuluh challenger dikelompokkan menjadi dua kelompok, yakni Kelompok Black dan Kelompok Gold yang masing-masing beranggotakan lima orang. Mereka harus berlomba menghadapi tiga tantangan bisnis berbeda di tiga kota berbeda. 

Pada setiap tantangan bisnis tim juri menilai kemampuan para challenger dalam mengolah data dan strategi, message to deliver, proses produksi, partisipasi individu dan kelompok serta hasil penjualan.

Kompetisi di mulai di kota Surabaya pada 27 Agustus, berlanjut ke Yogyakarta pada 31 Agustus dan berakhir di Bandung pada 7 September 2016. 

Tiga orang juri menguji dan menilai setiap team dengan berbagai pertanyaan kritis. “Kompetisi ini memberikan tantangan riil yang nantinya pasti akan dijumpai peserta dalam dunia bisnis mereka. Ditambah lagi, mereka juga harus menjaga stamina fisik dan emosi karena harus bergerak di tiga kota dalam kurun waktu 2 minggu penuh,” kata Surjanto.

Rangkaian tantangan bisnis juga dirancang sebagai penjabaran konsep 3P, yakni Paham, Piawai dan Persona, yakni nilai-nilai yang telah diyakini akan menjadi kunci sukses bagi wirausaha yang dirumuskan oleh tim DSC selama 7 tahun program DSC dilaksanakan. 

Di Surabaya, sebagai penjabaran nilai PAHAM para challenger ditantang membuat video promosi yang mampu mengundang publik berkunjung ke objek wisata Museum 10 November dan memuat berbagai informasi. 

Para challenger ditantang untuk memahami lokalitas pasar dan konsumen. Sebagaimana dikenal publik, Surabaya dikenal sebagai kota pahlawan dan merupakan pusat bisnis, perdagangan, industri, serta pendidikan di Jawa Timur.

Saat di Yogyakarta, tantangan usaha yang diberikan menuntut pada nilai PIAWAI. Para challenger ditantang menjual gudeg kaleng di Malioboro. Gudeg adalah kuliner khas Yogya, Karena itu tentu saja perlu keahlian ekstra dalam mengatur strategi selling dan komunikasi untuk bisa menjual gudeg di Kota Gudeg. 

Sedangkan saat di Bandung, dua kelompok challenger ditantang untuk menguasai nilai PERSONA. Mereka diberi tugas sebagai promotor musik. Tantangan ini memaksa challenger untuk menunjukkan kemampuan pribadinya secara utuh. (jpg)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia