Jawa Pos Logo

Tebusan Pajak di Papua dan Maluku Melebihi Target

JawaPos.com - Kebijakan Tax Amnesty (TA) sangat terasa di tiga provinsi, yakni, Papua, Papua Barat, dan Maluku. Uang tebusan dari ketiga provinsi yang masuk Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Papua dan Maluku ini telah mencapai target.

Kepala Kanwil DJP Papua dan Maluku, Eka Sila Kusna Jaya mengungkapkan, hingga 28 September 2016, capaian uang tebusan TA untuk wilayah Papua, Papua Barat dan Maluku, telah mencapai Rp 355 miliar. Jumlah tersebut telah melebihi target sebesar Rp 354 miliar atau 100,28 persen. 

“Sebenarnya untuk TA itu tidak ada target, tetapi kami coba membuat kemungkinan potensi kami mendapat dari TA itu berapa, sehingga kami mendapat angka Rp 354 miliar. Per 28 September 2016, kami mencapai Rp 355 miliar. Artinya sudah mencapai 100,28 persen capaian kami ini. Ini berarti dengan segala keterbatasan informasi dan hari ini  tercapai,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group).

Dari tujuh KPP yang ada di wilayah kerja Kanwil DJP Papua dan Maluku, menurutnya, sebagian besar telah mencapai target kecuali Maluku yang mencapai 96,74 dan Merauke 46,28 persen. 

Sementara dari segi jumlah wajib pajak yang mengikuti TA dan melakukan pembayaran uang tebusan, jumlahnya sudah mencapai 2.393 wajib pajak. Melihat pencapaian TA saat ini, Eka menegaskan bahwa TA yang dilaksanakan pemerintah Indonesia saat ini akan tercatat dalam sejarah sebagai TA paling sukses di seluruh Indonesia.

“Bahkan Chile yang selama ini dianggap paling sukses, kita sudah lampaui,” katanya.


BERITA LAINNYA