Kamis, 17 Aug 2017
Ekonomi

Industri Produk Makanan Laut dan Daging Terus Tumbuh

Jumat, 30 Sep 2016 14:53 | editor : Yusuf Asyari

Industri Produk Makanan Laut dan Daging Terus Tumbuh

Industri Produk Makanan Laut dan Daging Terus Tumbuh (Riska Dani/JawaPos.com)

JawaPos.com – Industri makanan laut dan daging di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Hal itu seiring target Indonesia untuk melakukan 90 persen swasembada pasokan daging, melalui pengurangan nilai impor.

Managing Director Pelita Promo Internusa (PPI), Sofianto Widjaja mengatakan, saat ini pelaku pasar melihatnya sebagai langkah penting untuk meningkatkan daya saing bisnis dengan menggunakan solusi dan peralatan teknologi tinggi.

Diketahui, dua pameran internasional digelar secara bersamaan di Jakarta International Expo Kemayoran pada tanggal 28-30 September 2016. Kedua pameran itu adalah Pameran International Indonesia Seafood and Meat Expo (IISM) ke-3 dan Refrigeration Indonesia 2016.

Menurut dia, IISM 2016 yang digelar di hall B JIEXPO Kemayoran akan berfokus menampilkan produk-produk makanan laut dan daging yang berkualitas, inovasi canggih, dan peralatan modern dengan berbagai teknologi aplikasi.

Pameran ini diikuti oleh lebih dari 200 perusahaan dari 12 negara antara lain Indonesia, Turki, Amerika, Cina, Malaysia, Swedia, dan Italia.

“Untuk meningkatkan volume dan memastikan produk makanan laut dan daging yang berkualitas, perusahaan di industri rantai pendingin meningkatkan standar kualitas bagi industri produksi dan pasokan makanan,” katanya dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (30/9).

Peningkatan industri makanan laut dan daging Indonesia tidak terlepas dari upaya proaktif pemerintah dalam menarik lebih banyak permintaan dari Amerika Serikat, Jepang dan Uni Eropa untuk meningkatkan angka ekspor.

Sebagai contoh, bisnis pasokan ikan tuna Indonesia, kakap merah, kepiting yang sudah menerima permintaan tinggi di pasar global perlu lebih dilengkapi dengan teknologi dan kemampuan rantai pasokan yang lebih baik.

“Tren global industri refrigerator telah menyentuh Indonesia. Teknologi berstandar dunia kini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan Indonesia mencapai potensi pasar tertingginya,” jelasnya.

Pembangunan beberapa pabrik di pipeline dan kapasitas penyimpanan dingin di Indonesia melebihi 12.3 M/m3. Hal itu menyebabkan kebutuhan akan inovasi canggih kian meningkat beberapa tahun terakhir. (cr1/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia