Jumat, 21 Jul 2017
Finance

Global Melemah, IHSG Diprediksi Cenderung Koreksi

Jumat, 30 Sep 2016 08:02 | editor : Mochamad Nur

Ilustrasi

Ilustrasi (Dok JPNN)

JawaPos.com - Perkembangan bursa global diperkirakan akan mempengaruhi psikologis pasar pada perdagangan akhir September ini. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jum'at (30/9)  diperkirakan akan bergerak bervariasi dan cenderung koreksi.

"Pemodal cenderung mengamankan keuntungannya.  Pergerakan IHSG akan kembali mendapat tantangan untuk menembus resisten 5470. Sedangkan support saat ini di 5410," ujar analis pasar modal First Asia Capital Securities, David Sutyanto di Jakarta, Jum'at (30/9).

Meski kondisi  eksternal  kurang kondusif,  sentimen dari domestik  cenderung positif ditopang kondusifnya iklim makro ekonomi Indonesia dan keberhasilan program tax amnesty.                 

Pada perdagangan kemarin, aksi beli kembali mendominasi perdagangan saham  seiring  kenaikan harga minyak mentah malam sebelumnya. 

Namun penguatan IHSG tertahan di kisaran resisten 5470 setelah pasar mengkhawatirkan anjloknya bursa India menyusul serangan India ke basis teroris di Pakistan. 

IHSG yang sempat naik 42 poin di sesi pertama, akhirnya ditutup hanya menguat 6,6 poin (0,12%) di 5431,9. 

Penguatan IHSG kemarin terutama ditopang saham perbankan dan pertambangan batubara menyusul respon atas kenaikan harga minyak mentah. Harga minyak mentah naik hingga hampir 6% di USD47,16/barel (28/9) setelah pertemuan OPEC menyepakati pengurangan produksi minyaknya. 

Dari domestik sentimen positif ditopang pencapaian dana tebusan tax amnesty yang sudah mencapai Rp81,2 triliun (28/9) menjelang berakhir periode I akhir September ini. 

Pencapaian dana tebusan tax amnesty tersebut mendorong nilai tukar rupiah terhadap USD  hingga berada di Rp12.952 pada perdagangan kemarin. 

Sementara pasar saham global tadi malam kembali ditandai dengan meningkatnya resiko pasar, terutama dipicu kekhawatiran perkembangan seputar kasus Deutsche Bank AG yang tengah menghadapi kesulitan likuiditas. 

Indeks saham di zona Euro, yakni Eurostoxx tutup flat atau naik tipis 0,02% di 2991,58. Saham-saham berbasis sumber daya alam dan energy bergerak bullish. 

Sedangkan di Wall Street indeks DJIA dan S&P masing-masing koreksi 1,07% dan 0,93% di 18143,45 dan 2151,13.(nas/JPG) 

         

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia