Jawa Pos Logo

Industri Tembakau Menjerit, Pemerintah Diminta Tekan Kenaikkan Cukai Rokok

JawaPos.com - Kenaikkan cukai rokok setiap tahunnya dianggap mencekik industri hasil tembakau (IHT). Apalagi, kini pemerintah menargetkan kenaikan cukai rokok sebesar Rp 149,8 triliun di RAPBN 2017.

Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengatakan, IHT nasional sedang mengalami situasi berat, dimana ribuan pabrik sigaret kretek telah tutup. Jika target cukai terus dinaikkan, semakin banyak pula pabrik tutup.

"Saya berharap pemerintah berempati atas kondisi IHT saat ini. Dengan target  kondisi ini, berat bagi industri," ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (27/9).

Diketahui, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) semakin agresif melakukan penutupan pabrik rokok yang diketahui tidak patuh menyetor cukai hasil tembakau (CHT) ke dompet negara.

Data dari DJBC menyebutkan sebanyak 3.915 pabrik rokok di seluruh Indonesia ditutup pemerintah selama kurun waktu 2007-2016 setelah menjalani pengawasan administrasi maupun fisik di lapangan.

Kata Misbakhun, tutupnya ribuan pabrik kretek lebih disebabkan kebijakan kenaikan cukai yang tiap tahun dilakukan pemerintah. Tingkat kenaikan cukai amat dirasakan pabrikan yang memproduksi sigaret  kretek tangan.
"Dampaknya, PHK massal terjadi di pusat-pusat industri hasil tembakau," tegas dia.


BERITA LAINNYA