Jawa Pos Logo

Polcil SDN Kedungwonokerto Jadi ”Legenda” Desa sejak 1989

Terpilihnya 25 siswi itu tidak disengaja untuk menghasilkan formasi ”tanpa laki-laki”. Mereka semua terpilih melalui proses seleksi yang fair. Hasilnya, prestasi membanggakan tetap bisa diraih.

RESVIA AFRILENE

PENAMPILAN 25 siswi SDN Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon, itu tampak ”macho” dengan seragam polisi serbahitam layaknya polwan.

Baret berlencana, sabuk model klik, dan sepatu bot hitam magnum spider yang khusus dirancang untuk anak-anak semakin membuat mereka tampak menawan.

Apalagi, seluruh siswi memotong rambut hingga pendek sebahu. Tak ada poni yang menyembul keluar dari baret. Sedikit pulasan lipstik warna merah dan eye shadow keemasan melengkapi semuanya.

Puluhan siswi yang tergabung dalam polisi cilik (polcil) SDN Kedungwonokerto itu Kamis (22/9) berlatih dengan penuh semangat di lapangan utama sekolah.

1
2
3
4

BERITA LAINNYA