Jawa Pos Logo

Anggaran Dirasionalisasi, Bendungan Ambrol Urung Diperbaiki

JawaPos.com- Adanya rasionalisasi anggaran tahun ini berdampak pada perbaikan dam atau bendungan di Jombang. Setidaknya, ada dua dam yang batal diperbaiki Dinas PU Pengairan Kabupaten Jombang tahun ini. Yaitu, dam di Dusun Sekaru, Desa Kauman, Kecamatan Kabuh, dan Dam Segitik di Kecamatan Bareng.

’’Memang benar, sebenarnya sudah masuk proses lelang. Ternyata dapat kabar ada rasionalisasi, kemudian kami buat surat untuk di-cut lebih dahulu,’’ kata Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Jombang Arif Gunawan. Kondisi dua dam tersebut, terang dia, nyaris sama. Dua bendungan itu hancur.

Dia menyatakan, meski perencanaan perbaikan dam tersebut rampung, karena ada rasionalisasi, perbaikan yang dijadwalkan tahun ini batal. Akibatnya, ucap Arif, pada musim hujan nanti, dua dam tersebut tidak berfungi. Dia mengungkapkan, perbaikan dam itu direncanakan ulang pada tahun selanjutnya.

’’Nanti masuk anggaran 2017 karena pelaksanaannya mungkin reguler. Setelah musim hujan, baru bisa diperbaiki,’’ terangnya.

Jika perbaikan dilakukan ketika musim hujan, dikhawatirkan hasilnya tidak optimal. ’’Sangat riskan. Jika ada air, bisa langsung hancur,’’ bebernya.

Dia mengungkapkan, sejumlah kegiatan lain terpaksa dibatalkan. ’’Kalau bendungan di Desa Kauman itu karena air cukup banyak, otomatis terjadi penggerusan sehingga jembatan di bendungan itu juga ambrol,’’ jelas Arif.

Semula perbaikan dam di Sekaru, Kabuh dianggarkan sekitar Rp 1 miliar. Bahkan sudah dimasukkan ke ULP (unit pelayanan pengadaan). Perbaikan itu direncanakan berlangsung empat sampai lima bulan. Paling banter akhir bulan Juli lalu perbaikan sudah dimulai. (fid/nk/c5/diq)


BERITA LAINNYA