Jawa Pos Logo

Jangan Coba-coba Masuk di Rumah Utama Dimas Kanjeng, Sang Pengganda Uang

JawaPos.com - Setelah berhasil membekuk Dimas Kanjeng Taat Pribadi di padepokannya di di RT 22, RW 08, Dusun Sumber Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Probolinggo, Jatim, Kamis (22/9) bukan berarti tugas polisi selesai. Setelah penangkapan itu, 160 personel yang disiagakan di padepokan. 

Selain itu, polisi membuka posko pengaduan di Mapolres Probolinggo.

Kamis (22/9) melalui pengeras suara, Kasat Sabhara Polres Probolinggo AKP Istono meminta semua pengikut Dimas Kanjeng sabar dan menaati aturan. Mereka diminta menghindari hal-hal yang dapat memicu pelanggaran hukum. 

''Kalau niatnya ibadah, silakan. Kalau ada tempat-tempat yang dilarang dikunjungi atau di-police line, jangan didatangi. Sebab, semua itu dilakukan demi kepentingan penyidikan," ujarnya.

Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Bromo, ada tiga bangunan yang di-police line kemarin. Yakni, rumah utama Dimas Kanjeng, pendapa padepokan, dan asrama santri. Tiga bangunan tersebut di-police line untuk kepentingan penyidikan kasus yang kini menjerat Dimas Kanjeng.

Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin menjelaskan, ada 160 personel yang berjaga di padepokan. Mereka berjaga untuk mengamankan police line dan hal-hal yang tak diinginkan.

1
2

BERITA LAINNYA