Sabtu, 25 Feb 2017
Otomotif

Resmikan Big Wing Surabaya, MPM Incar Komunitas Moge

Sabtu, 16 Jul 2016 20:05

SEGMEN HIGH END: Dari kanan, Marketing Director AHM Margono Tanuwijaya, Suwito, Marketing Director MPM Dendy Sean dan, Marketing Director AHM Koji Sugita, melihat deretan motor big bike Honda di grand opening dealer Big Wing Surabaya Sabtu (16/7).

SEGMEN HIGH END: Dari kanan, Marketing Director AHM Margono Tanuwijaya, Suwito, Marketing Director MPM Dendy Sean dan, Marketing Director AHM Koji Sugita, melihat deretan motor big bike Honda di grand opening dealer Big Wing Surabaya Sabtu (16/7). (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)

JawaPos.com—Kebutuhan motor untuk leisure semakin tinggi. Ini yang membuat agen pemegang merek (APM) penetrasi di pasar motor gede (moge), kapasitas mesin 500 cc. Salah satunya, Astra Honda Motor (AHM)

AHM menambah showroom Big Wing untuk memenuhi kebutuhan pecinta moge. Terbaru adalah Surabaya yang menjadi kota ketujuh diler Big Wing.

Diler Honda Big Wing Surabaya mengusung konsep shop in shop. Dimana, showroom big bike, premium product dan reguler product berada di satu atap. Deretan moge yang dipajang yakni, CB500F, CB500X, CBR500R, CB650F, CBR650F, NM4 Vultus, dan CBR1000R.

“Motor-motor gede yang menjadi andalan penjualan berkapasitas antara, 500 sampai 650 cc,” ujar Presdir PT MPM Distributor, main dealer Honda Motor Jatim dan NTT saat peresmian dealer Big Wing Honda ketujuh, Sabtu (16/7)

Selain showroom, Big Wing juga dilengkapi layanan after sales. Mulai perawatan rutin, layanan ERA (emergency road assitance) 24 jam, penjemputan servis dengan fasilitas towing delivery car yang didesain khusus untuk mengangkat moge serta, layanan dyno test. “Tes ini tujuannya untuk mengetahui peforma motor sebelum dan sesudah perawatan,” kata Suwito.

Suwito menambahkan, Big Wing juga memiliki premium lounge yang bisa digunakan para komunitas moge dari mana pun. “Bukan hanya komunitas moge Honda. Jam berapapun kita siap. Karena semua kita bangun agar bisa menjadi bestcamp bagi big bike manapun,”tuturnya.

Untuk memberikan kenyamanan serta layanan premium, PT MPM menggelontorkan investasi hingga Rp 6 miliar. Biaya ini untuk renovasi total diler serta, pembelian alat dyno test.

Meski menggelontorkan dana besar, Suwito mengakui penjualan big bike Honda masih jauh dibandingkan produk harian. “Sejak pertangahan 2015 hingga 2016 kita sudah jual 15 unit yang didominasi 500 cc lalu disusul 650 cc. Tiap bulan 4 sampai 5 unit terjual,” ujarnya. (dio)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia