Jawa Pos Logo

Pasar Entry Level Membesar

JawaPos.com- Efek lanjutan perlambatan ekonomi pada tahun ini berpengaruh terhadap pasar otomotif di Jawa Timur. Sejumlah merek mengalami stagnasi, bahkan penjualan menurun. Namun, kondisi tersebut tidak berlaku bagi segmen mobil entry level dan low cost green car (LCGC).

Selama lima bulan terakhir, penjualan LCGC Daihatsu justru bertumbuh 18 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. ’’Kelesuan kondisi perekonomian ternyata membuat masyarakat melakukan down shifting dari segmen yang lebih tinggi ke produk dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Regional Manager Astra Daihatsu Jawa Timur Budhy Lau saat pelepasan Astra Holiday Campaign (AHC) di Surabaya.

Kenaikan pangsa pasar LCGC terjadi sejak semester kedua tahun lalu. Peningkatannya semakin signifikan pada awal 2016. Sebab, selera masyarakat bergeser dari awalnya memiliki 2–3 motor lantas ditukar menjadi satu mobil LCGC. ’’Masyarakat saat ini juga memilih mobil kecil karena praktis, irit, dan efisien,” terangnya.

Khusus untuk Daihatsu Ayla, selama tiga bulan terakhir Jatim berhasil menjadi market leader dengan market share 27 persen. Menjelang Lebaran, Daihatsu menikmati kenaikan penjualan 15 persen jika dibandingkan dengan bulan biasa.

’’Terutama segmen passenger seperti Xenia, Ayla, dan Terrios. Sebab, di Jawa mayoritas masyarakat masih memilih mudik dengan jalur darat,” terangnya.

Kontribusi penjualan tertinggi diraih Daihatsu Ayla 35 persen. Lalu, Daihatsu Xenia dan pick-up dengan kontribusi masing-masing mencapai 30 persen. Selain itu, Daihatsu Terrios diangka 10 persen.


BERITA LAINNYA