Jawa Pos Logo

Terbakar di Inggris, Sapu  Angin Batal Ikut Lomba

JawaPos.com- Kemalangan menimpa tim mobil Sapu Angin 11 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Minggu lalu (26/6) mobil kebanggaan arek ITS itu terbakar saat diturunkan dari mobil ekspedisi menuju arena lomba di lintasan Stadion Olympic, London, Inggris. Akibat insiden tersebut, ITS dipastikan tidak bisa melanjutkan kompetisi.

Rencananya, pada 30 Juni–3 Juli, tim Sapu Angin 11 ITS yang terdiri atas tujuh mahasiswa beserta satu dosen pembimbing mengikuti ajang Divers World Championship (DWC). Lomba yang diselenggarakan Shell Eco-marathon (SEM) tersebut diikuti tim dari tiga benua. Yakni, Asia, Eropa, dan Amerika. ITS menjadi salah satu peserta dari lima tim yang mewakili Asia. Selain ITS, wakil Indonesia yang ikut dalam kompetisi tersebut adalah Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Menurut salah seorang anggota tim, Risky Ardi Wilis Prakoso, kebakaran terjadi saat peti kemas mobil Sapu Angin 11 diturunkan dari truk pengangkut menuju arena lomba. Wilis mengaku mendapat keterangan itu dari panitia saat tim sedang menuju area lomba.

”Kami diberi tahu melalui e-mail oleh panitia lomba bahwa mobil kami terbakar saat akan diturunkan dari truk,” jelas mahasiswa teknik mesin tersebut.

Sontak, kejadian itu membuat semua anggota tim merasa shock. Mereka tidak tahu mengapa insiden tersebut bisa terjadi. Menurut Wilis, akibat kejadian itu, mobil Sapu Angin 11 tersisa mesin dan bodi bagian belakang. Bagian lain hangus tak berbentuk. ”Yang tidak hangus tinggal mesin dan beberapa bagian lain,” ucapnya.

Meski tidak bisa melanjutkan kompetisi, seluruh tim tetap stand by di arena lomba untuk melihat pertandingan. Hal tersebut, menurut dia, berguna bagi tim untuk melihat potensi kekuatan lawan. ”Kami tidak akan pulang. Jalannya pertandingan terus kami pantau sembari menunggu hasil investigasi selesai,” jelasnya.


BERITA LAINNYA