Sabtu, 21 Jan 2017
Ekonomi

Pemerintah Latih Penduduk Perbatasan Berwirausaha

Rabu, 25 May 2016 21:53

Ilustrasi

Ilustrasi (dok jpnn)

JawaPos.com – Penduduk wilayah perbatasan dan daerah tertinggal  yang hidup di bawah garis kemiskinan mulai banyak mendapat perhatian. 

Salah satunya, dilakukan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menegah  (Menkop UKM) dengan memberikan pelatihan keterampilan sumber daya manusia KUMKM (Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Manokwari, Papua Barat.

Deputi bidang Pengembangan SDM Kemenkop UKM, Prakoso BS ‎mengatakan pelatihan yang bekerjasama dengan pemerintah daerah ini lebih efisien dari sisi anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Kedepannya bisa melibatkan stake holder lain. Misalnya perbankan yang diberi tugas menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM,” kata Prakoso, Rabu (25/5).

Menurut dia, keberadaan lembaga pembiayaan itu sangat penting bagi para calon pelaku usaha KUMKM dalam mendapatkan modal. 

Di sisi lain, bank juga diuntungkan karena tidak perlu repot-repot mencari nasabah yang baik, karena calon wirausaha ini sudah dididik dengan baik. Mulai dari seleksi, pelatihan, calon wirausaha hingga pendapingan. 

“Nah khusus untuk LPDB, kami berharap bisa membuat terobosan skema pembiayaan kepada calon pelaku usaha ini yang lebih baik. Skema itu harus lebih mudah diakses oleh mereka, jangan lagi seperti perbankan” tambahnya.

Prakoso meminta ‎ para peserta bisa membuat koperasi sehingga lebih mudah mendapat pembiayaan dan tentunya akan lebih maju usahanya. (hyt/JPG)

 TOP
©2016 PT Jawa Pos Group Multimedia