Senin, 24 Apr 2017
Otomotif

Bisnis Logistik Menggeliat Dorong Kendaraan Niaga

Kamis, 12 May 2016 18:32

PACU NIAGA: Dari kiri, Ernando Demily serta Executive Isuzu Motors Ltd Nobuo Izumina dan Keiji Takeda di Pabrik Isuzu, Karawang, Rabu (11/5)

PACU NIAGA: Dari kiri, Ernando Demily serta Executive Isuzu Motors Ltd Nobuo Izumina dan Keiji Takeda di Pabrik Isuzu, Karawang, Rabu (11/5) (Muhamad Ali/Jawa Pos)

JawaPos.com – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) optimistis bisnis distribusi dan logistik tahun ini semakin kencang seiring gencarnya pembangunan infrastruktur di berbagai daerah. Karena itu, IAMI bertekad meningkatkan penetrasinya di segmen kendaraan niaga.

”Pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, bandara, dan pelabuhan secara otomatis mendorong pergerakan barang dari suatu daerah ke daerah lain. Sektor distribusi dan logistik akan terpacu mulai tahun ini,” ujar President Director IAMI Keiji Takeda saat peluncuran Elf NMR 71 Rabu (11/5).

Menurut dia, pergerakan barang semakin intensif karena terbukanya daerah-daerah baru yang selama ini sulit dilalui kendaraan. Di sisi lain, perusahaan jasa pengiriman terus melakukan ekspansi ke berbagai wilayah. ”Mereka memerlukan kendaraan yang tepat untuk memperlancar distribusi barang ke pelosok-pelosok,” tuturnya.

Isuzu optimistis pasar kendaraan niaga bakal membaik seiring gencarnya pengembangan infrastruktur yang dilakukan pemerintah. Keiji mengatakan, luasnya kondisi geografis menjadi peluang besar untuk mengembangkan kendaraan logistik di Indonesia. ”Masih banyak wilayah yang belum terjangkau transportasi darat,” ujarnya.

Vice President Director IAMI Ernando Demily menambahkan, meski pasar kendaraan niaga sepanjang empat bulan pertama tahun ini turun 32 persen, pihaknya tetap mampu melakukan penetrasi pasar. ”Dalam empat bulan ini market share kami mampu naik menjadi 17,6 persen dibanding periode sama tahun lalu 17,1 persen,” ujarnya.

Konsep produk anyar Elf NMR 71 mempertahankan keunggulan yang sudah baik dari produk sebelumnya yang ditambahkan inovasi terbaru. Elf NMR 71 juga sangat tangguh untuk digunakan di jalan yang terjal dan menanjak. Dia mengungkapkan, rancangan truk ringan itu telah disesuaikan dengan karakteristik jalanan di Indonesia. ”Sementara kendaraan ini belum diekspor karena memenuhi pasar domestik. Target terjual 5.500 unit,” jelasnya. (wir/c10/oki)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia