Jawa Pos Logo

Gesits Menuju Produksi Masal

JawaPos.com – Sebuah mahakarya buatan anak bangsa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) telah diperkenalkan. Setelah menghasilkan Mobil Listrik Nasional (Molina) Ezzy 1 dan Ezzy 2, tim ITS membuat karya terbaru bernama Gesits .

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek) Muhammad Nasir menyaksikan penyerahan produk motor matik tersebut ke pihak industri. Dia bangga karena Gesits hadir dan menjadi kendaraan listrik pertama untuk motor yang dibuat kalangan kampus.

Nasir mengaku akan menindaklanjuti temuan itu kepada para regulator di tingkat pusat. Terutama kepada Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan. ”Kami akan sampaikan ke regulator, target sudah ada. Kami akan perjuangkan,” katanya.

Selain itu, pihaknya akan menyampaikan usulan kepada Kementerian Perhubungan terkait dengan pengoperasian motor listrik. Sebab, selama ini belum ada regulasi tentang motor listrik di Indonesia. ”Yang pasti, kami akan melakukan sertifikasi pada produk. Saat industri jalan, regulasinya juga jalan,” terangnya.

Kepala Laboratorium Sistem Otomasi Industri ITS Muhammad Nur Yuniarto mengatakan, Gesits merupakan motor skuter yang dibuat sesuai dengan kesepakatan antara ITS dan Garansindo. Motor listrik itu dilengkapi baterai 5 kWh. Baterai bisa di-charge selama 1,5–2 jam dan digunakan untuk jarak tempuh 80–100 km. ”Teknologi dibuat mirip-mirip motor Zero (motor listrik asal Amerika). Kalau itu dijual Rp 200 juta, kita bisa Rp 20 juta,” katanya.

Nur menyebutkan, harganya bisa rendah lantaran menggunakan komponen lokal. Satu-satunya komponen yang impor adalah baterai dari Jepang. Namun, Menristek Nasir sudah memberikan sinyal bahwa ada salah satu perguruan tinggi negeri yang memproduksi baterai. ”Ada konsorsium mobil listrik nasional. Kami akan berkoordinasi lebih lanjut,” jelasnya.


BERITA LAINNYA