Kamis, 17 Aug 2017
Otomotif

Penjualan Honda HR-V Terus Meroket di Awal Tahun

Sabtu, 16 Apr 2016 11:14 | editor : arwan

Sejak diluncurkan Januari 2015 lalu, Honda HR-V mampu menjadi primadona Honda Surabaya Center, main delar Honda di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

Sejak diluncurkan Januari 2015 lalu, Honda HR-V mampu menjadi primadona Honda Surabaya Center, main delar Honda di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. (Bagus Putra Pamungkas/Radar Surabaya/JawaPos.com)

JawaPos.com SURABAYA – Sejak diluncurkan Januari 2015 lalu, Honda HR-V mampu menjadi primadona Honda Surabaya Center, main delar Honda di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

Sepanjang triwulan pertama tahun ini Honda HR-V paling banyak diminati konsumen, dengan menyumbang penjualan mencapai 1.751 unit.

“Honda, HR-V memberi kontribusi terbesar dengan penjualan mencapai tertinggi. Angka tersebut mampu mengalahkan Honda Brio yang tahun lalu menjadi produk andalan, dan tahun ini hanya terjual 1.496 unit,” kata Marketing and Aftersales Service Director Honda Surabaya Center, Wendy Miharja seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Sabtu (15/4).

Wendy menambahkan bahwa produk yang baru disuplai pada Januari lalu, BR-V, juga mencatatkan penjualan yang cukup signifikan. Sepanjang triwulan pertama tahun ini, BR-V mampu menjual 1.152 unit.

Sementara sepanjang triwulan pertama tahun ini HSC mampu mencatat penjualan 6.529 unit atau naik 8,6 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2015. Kenaikan ini disebabkan membaiknya kondisi perekonomian serta membaiknya daya beli masyarakat.

Meskipun mencatat pertumbuhan, total penjualan di triwulan pertama ini belum memenuhi target. Wendy mengaku, penjualan di tiga bulan awal ini hanya terealisasi 82 persen dari total target awal yang diharapkan mampu menjual 7.926 unit.

Wendy berujar, tak tercapainya target di triwulan awal ini dikarenakan berhentinya produksi Honda Brio pada awal Januari lalu.

Penghentian produksi ini dikarenakan akan adanya model terbaru dari seri Brio pada pertengahan tahun ini.

“Padahal Brio merupakan salah satu produk andalan kami. Permintaan yang tinggi tak bisa kami penuhi sejak bulan Maret lalu. Dan kami prediksi bakal terus berlanjut hingga Juni nanti saat New Brio diluncurkan,” terang Wendy.

Sedangkan untuk triwulan kedua, target penjualan yang dipatok lebih kecil, yakni 7.132 unit. Untuk memenuhi target tersebut, Wendy mengaku telah melakukan banyak promo.

Selain itu, datangnya bulan puasa dan lebaran diharapkan mampu menjadi stimulus untuk mendongkrak penjualan Honda di triwulan kedua.

"Munculnya Honda Brio model terbaru juga membuat kami yakin penjualan akan naik. Karena itulah, kami yakin di triwulan kedua ini target bisa tercapai. Sekaligus menutupi kekurangan di triwulan pertama," pungkas penggemar Japanese food ini. (gus/rif)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia