
ilustrasi
JawaPos.Com- Kasihan benar nasib 440 ribu honorer K2. Tinggal beberapa bulan diangkat secara bertahap menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS), tapi mendadak dibatalkan.
Alasan Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi membatalkan tahun 2016 mengangkat CPNS, gara-gara dana pengangkatan CPNS tidak dianggarakan di APBN 2016.
"Pengangkatan Honorer K2 menjadi CPNS masih moratorium. DPR tidak menyetujui anggaran di APBN 2016," ujar Yuddy saat ditemui di KemenPAN RB, Jakarta, Senin (2/11)
Menteri Yuddy mengakui lobi anggaran di DPR sangat susah untuk honorer K2. Dia sudah berupaya supaya tahun depan tahap pertama sudah jalan.
"Jangankan Rp 6 triliun untuk gaji CPNS tahap pertama yang diangkat dari honorer K2, untuk anggaran verifikasi saja Rp 16 miliar susahnya minta ampun," ungkap Yuddy.
Dengan sendirinya kata Yuddy, pengangkatan Honorer K2 secara bertahap tak akan tuntas hingga 2019.
Padahal kata menteri dari Partai Hanura ini, 439.965 Honorer K2 telah diputuskan akan diangkat bertahap hingga 2019. Keputusan itu disaksikan Komisi II DPR RI pada 15 September lalu saat menemui ribuan pengunjuk rasa di gedung DPR RI. (had/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
