Jumat, 18 Aug 2017
JPG Today

Sidang Kasus Zina Wanita Berhijab, Pengacara Minta Dakwaan Dibatalkan

Selasa, 22 Sep 2015 05:10 | editor : ronald

Widisari usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Samarinda.

Widisari usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Samarinda. (Bagus/Samarinda Pos/JawaPos.com)

JawaPos.com--Pengadilan Negeri Samarinda menggelar sidang kedua kasus dugaan perzinaan dengan terdakwa RA Dwi Rahayu Widisari (Widi) dan Feri Hariadi, Senin (21/9). Agendanya adalah pengajuan eksepsi atau keberatan atas dakwaan yang dijatuhkan kepada Widi dan Feri. 


Dalam eksepsinya, Ari Widiyanto selaku kuasa hukum Widi menyebutkan, dakwaan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Reza Fahlevi cacat hukum. Sebab, kliennya tidak diberi kesempatan mengajukan saksi yang meringankan dalam proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat penyidikan, sebelum keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus pasal 284 KUHP. 

Hal ini menurutnya sudah diatur dalam pasal 116 KUHP. “Kalau itu tidak dilakukan, syarat undang-undang tidak dipenuhi, sehingga penyidikannya menjadi tidak sah. Kalau penyidikannya tidak sah kemudian mengajukan dakwaan, dakwaannya pun tidak sah," katanya. 

Karena itu, ia meminta dakwaan terhadap Widi dan Feri dibatalkan. Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda tanggapan Reza Fahlevi selaku Jaksa Penuntut Umum terkait eksepsi yang diajukan kuasa hukum Widi. 

(Baca: Kepergok Suami Simpan Pria Dalam Kamar, Wanita Cantik Berhijab Ini Disidang)

Saat ditemui Samarinda Pos, Aminuddin (suami Widi) yang melaporkan Widi dan Feri mengaku tidak mengikuti sidang kedua tersebut. “Saya baru datang, dan tidak bisa masuk karena sidang tertutup,” katanya. 

Menanggapi eksepsi tersebut, Amin juga tidak berkomentar panjang lebar. Ia mengaku menyerahkan seluruh proses hukum ke pihak pengadilan. “Biar hakim yang memutuskan,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Widi disidangkan karena dituduh melakukan perzinaan dengan Feri Hariadi atas laporan suaminya, Aminuddin.

Mantan Direktur Utama Bank Kaltim empat periode itu mengaku memergoki istrinya, Widi bersama pria lain, Feri Hariadi di dalam kamar rumahnya, di Mahakam Residence, Jalan Sirad Salman, Samarinda Ulu, 7 Maret lalu.

“Saya waktu itu tidak boleh masuk ke kamar karena istri saya mengaku sakit. Nah waktu dokter masuk, saya juga ikut masuk dan mendapati pria itu di bawah meja rias istri saya,” ungkap Aminuddin.(aya/jpg)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia