Jumat, 18 Aug 2017
Pemilihan

Tidak Ada TPS Khusus, Ratusan Napi Terancam Golput

Senin, 21 Sep 2015 23:00 | editor : husain

JawaPos.com - Ratusan narapidana (napi) yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Mojokerto, Jawa Timur, hampir dipastikan tak bisa mencoblos saat pilbup 9 Desember mendatang.

Hal tersebut karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto tidak menyediakan tempat pemungutan suara (TPS) khusus seperti pilkada sebelumnya. Artinya, para napi terancam menjadi golongan putih (golput). 

Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto Afidatus Sholikah mengatakan, pihaknya  tak bisa menjangkau Lapas Mojokerto lantaran berada di luar titik wilayah administrasi. Sementara lapas berada di kawasan Kota Mojokerto.

"Yang kita jangkau hanya yang ada di wilayah administrasi saja," tandasnya dikonfirmasi Radar Mojokerto (Jawa Pos Group).

Afidatus mengatakan, tak hanya lapas. Warga yang dirawat di rumah sakit yang berada di Kota Mojokerto pun tidak bisa dijangkau panitia pemungutan suara.

Sementara bagi para napi yang masih berada di tahanan Polres Mojokerto masih bisa diakomodasi. Begitu juga menurutnya, pasien yang dirawat di rumah sakit yang masih berada di Kabupaten Mojokerto.  

Terpisah, Kalapas Mojokerto Urib Herunadi saat dikonfirmasi menyebutkan, dari 563 penghuni, hampir 350 napi asal Kabupaten Mojokerto. 

"Hampir tidak pernah (napi asal Kabupaten Mojokerto, red) berada di bawah 70 persen," tuturnya.  (ron/abi/hsn/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia