Jumat, 18 Aug 2017
JPG Today

Buaya Mengganas Gigit Warga, Begini Kata Polisi

Senin, 21 Sep 2015 05:10 | editor : ronald

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.com)

JawaPos.com--Polres Kutai Timur, Kaltim meminta masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di bantaran sungai. Hal ini guna mencegah jatuhnya korban akibat keganasan buaya Sangatta. 

Bahkan, bila tidak ada aktivitas penting, masyarakat diharapkan untuk menjauhi areal sungai.  Sebab, selama musim kemarau seperti saat ini, potensi buaya untuk naik ke areal sungai yang dekat dengan pemukiman sangatlah besar. 

“Untuk jangka pendeknya, kami minta masyarakat untuk tidak dulu beraktivitas di bantaran sungai. Karena terus terang saja, saat ini kondisinya sangatlah rawan," kata Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Andika Dharma Sena, Minggu (20/9).

Menurutnya, sudah banyak kasus manusia digigit buaya dalam dua bulan terakhir karena kurang berhati-hati saat beraktivitas di areal sungai. Pemerintah kecamatan, desa hingga ketua RT juga diminta ikut berpartisipasi mengawasi aktivitas warga yang bermukim di sekitar sungai. 

Apalagi, keberadaan buaya bukan hanya di wilayah Kecamatan Sangatta Utara saja, melainkan hampir di semua kecamatan di Kutim. Karenanya, menjauhi areal sungai ada pilihan tepat untuk menghindari serangan buaya. (Baca: Heboh, Buaya Masuk Kampung, Pengendara Motor Nyaris Disambar)

“Kalau semua pihak bisa saling mengingatkan, saya kira pencegahan pada kasus penerkaman buaya paling tidak bisa ditekan untuk sementara waktu. Nantinya, kami juga akan memcoba memikirkan solusi lain untuk mengatasi hal itu dalam jangka panjangnya,” tuturnya.

AKP Sena juga mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemkab Kutim untuk membahas penanganan buaya di Kutim. (Baca: Kelahi Lawan Buaya, Pria Ini Selamat).(*/drh/jpg)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia