Jumat, 18 Aug 2017
Hukum & Kriminal

Murid SDN 07 Kebayoran Lama Habisi Teman, Semua Saksinya Masih Ingusan

Minggu, 20 Sep 2015 10:20 | editor : ayatollah

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Wahyu Hadiningrat.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Wahyu Hadiningrat. (Foto: dokumen JPNN.Com)

JawaPos.Com - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Wahyi Hadiningrat mengungkapkan, ada sejumlah saksi yang melihat insiden penganiayaan berat dengan pelaku bocah kelas II di SDN 07 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, R terhadap teman sekelasnya, NA yang berujung hilangnya nyawa. Hanya saja, saksi-saksi itu masih bocah ingusan karena teman-teman pelaku dan korban juga.

 

Menurut Wahyu, hanya teman-teman korban dan pelaku saja yang bisa menjelaskan perkelahian berujung maut di SDN 07 Kebayoran Lama itu. "Memang saat itu ada guru di lingkungan sekolah, tapi perkelahiannya tanpa sepengetahuan guru," ujar Wahyu dalam jumpa pers di Mapolrestro Jakarta Selatan, Sabtu sore (19/9).

Wahyu menjelaskan, perkelahian antara R dengan NA memang hanya satu lawan satu. Sementara teman-teman sebaya mereka hanya menyaksikan saja hingga akhirnya NA mengalami luka parah di kepala bagian belakang sebelah kanan. Ketika korban tumbang, barulah mereka melerai perkelahian.

Menurut Wahyu, guru di SDN 07 Kebayoran Lama baru tahu ada perkelahian ketika NA sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dan sehingga langsung bergegas membawa korban ke RS Kebayoran Lama. "Keadaan korban semakin memburuk dan dirujuk ke RS Fatmawati," terang Wahyu.

Namun, segala upaya dilakukan tak membuahkan hasil. NA akhirnya tutup usia pada pukul 18.45.

Atas kejadian ini polisi mengamankan R sebagai pelaku tunggal dan telah memeriksa tujuh orang saksi termasuk pelaku. "Dari pemeriksaan sementara motifnya adalah saling ejek. Tapi kami masih memeriksa lebih lanjut pelaku yang didampingi kedua orang tuanya," tukas Wahyu.(elf/JPG)

 

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia