Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 September 2015 | 00.55 WIB

Bang Ruhut Ingatkan Kapolri Tak Bersandiwara soal Pencopotan Buwas

Anggota Komisi III DPR RUhut Sitompul. - Image

Anggota Komisi III DPR RUhut Sitompul.

JawaPos.Com - Rapat kerja Komisi III DPR dengan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Selasa (8/9) menjadi ajang bagi personel di komisi yang membidangi hukum itu untuk menanyakan masalah pencopotan Komjen Budi Waseso dari posisi kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim). Sebab, pencopotan Buwas -sapaan Budi- memang jadi gunjingan karena dilakukan di tengah upayanya membongkar berbagai kasus korupsi.





Salah satu anggota Komisi III DPR yang ikut menumpahkan kekesalan atas pencopotan Buwas dari posisi Kabareskrim adalah Ruhut Sitompul. Politikus Partai Demokrat (PD) itu bahkan menyindir Badrodin dengan sebuah lagu.



"Dunia ini panggung sandiwara ceritanya mudah berubah. Ada peran wajar ada peran berpura-pura. Mengapa kita bersandiwara?” kata Ruhut melantunkan syair lagi yang yang dipopulerkan Ahmad Albar itu.



Ruhut mengaku telah mengikuti perjalanan karir Buwas. Bekas pengacara itu menyebut ada 20 kasus yang ditangani secara serius oleh Bareskrim di bawah komando Buwas.



Namun, tiba-tiba Buwas dicopot karena ada intervensi dari luar Polri. Ruhut pun mengaju tahu biang di balik pencopotan Buwas.



Ruhut yang mengaku dekat dengan lingkaran Istana Kepresidenan  menyebut pencopotan Buwas dari kursi Kabareskrim karena adanya intervensi dari Wakil Presiden Jusuf Kalla. "Saya tahu behind the scene karena saya orang yang dekat di istana. Yang banyak mengetahui siapa Lino (Dirut Pelindo II RJ Lino, red), mantan ketua umum Golkar Jusuf Kalla," ucapnya.



Sebagai orang yang mengerti hukum, Rubut mempertanyakan nomenklatur pelantikan Buwas. Dia menanggap aneh ketika Kapolri melantik Buwas sebagai kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).



"BNN itu nomenklaturnya bukannya dilantik di istana presiden? Tapi Bapak (Badrodin, red) yang lantik. Ada apa, Pak?" cecar Ruhut.



Karenanya dia mengingatkan Badrodin dan Polri sebagai penegak hukum tidak mudah diintervensi. ‎"Pak Kapolri Badrodin, Budi (Wakapolri Budi Gunawan, red), polisi solid. Ini semua kita hadapi," ucap juru bicara PD itu.



Meski demikian ruhut juga berharap pada Komjen Anang Iskandar yang mengantikan Buwas sebagai Kabareskrim Polri. “Jangan takut dengan oran‎g-orang itu. ‎Siapapun yang halangi, suara rakyat suara Tuhan‎," tandasnya.(dna/JPG)



Editor: Ayatollah
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore