
Ilustrasi
JawaPos.com--Kapolda Papua, Brigjen Pol Drs Paulus Waterpauw menyatakan perang dengan minuman keras. Ia juga dengan tegas mengatakan tidak akan memberikan toleransi kepada oknum anggota polisi, baik yang mengonsumsi, mengedarkan, maupun menjual minuman tersebut. Siapapun orangnya akan ditindak tanpa pandang bulu.
Kepada masyarakat, ia meminta agar segera melaporkan kepadanya apabila ada oknum berseragam coklat yang ikut terlibat membekingi. “Tidak ada kebijakan. Kami dari internal tidak akan memberikan toleransi kepada anggota untuk mengonsumsi atau mengedarkan. Apabila ada, akan kita tindak tegas,” tukasnya.
Menurut Kapolda, pemasok dan terutama pembuat minuman keras non-pabrikan akan menjadi target utama karena miras jenis itu tidak sesuai dengan ketentuan kadar etanol oleh Balai Pom maupun Undang-undang Kesehatan.
Penegasan ini disampaikan masih terkait dengan peristiwa penembakan enam warga oleh oknum TNI yang sedang mabuk, Jumat (28/8) lalu. Kapolda meminta semua pihak dapat mengambil hikmah dari kejadian itu bahwa miras bisa menjadi sumber persoalan.
Sebelumnya, tiga oknum TNI yang menembak warga dipastikan sedang dalam pengaruh minuman keras alias mabuk. Panglima Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen (TNI) Hinsa Siburian juga mengakui hal itu.
“Informasi yang didapatkan dari POM, petugas hukum memang menyatakan mereka itu dalam kondisi dipengaruhi alkohol. Sampai tadi (Sabtu 29/8) tahanan di POM itu masih dalam pengaruh miras,” katanya.
Mengenai itu, lanjut Pangdam, sebenarnya larangan mengonsumsi miras oleh anggota itu sudah diatur dalam tindakan disiplin anggota. “Itu salah satu larangan. Mengkonsumsi alkohol, mabuk, itu ada aturan hukumnya,” ujarnya. Ia sangat menyayangkan hal itu dan secara pribadi serta institusi menyampaikan permohonan maaf yang mendalam terhadap para korban. (rex/jpg)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
