Kamis, 24 Aug 2017
radartulungagung
Tulungagung
Jamaah Calon Haji

Serangan Jantung, Dua JCH Meninggal

Minggu, 06 Aug 2017 15:05 | editor : Andrian Sunaryo

Almarhum Supono Suseno Satari

Almarhum Supono Suseno Satari (Sa'fa Antoni For Radar Tulungagung)

Serangan Jantung, Dua JCH Meninggal

TULUNGAGUNG – Jamaah calon haji (JCH) asal Tulungagung kini tak lagi berjumlah, 1.097 jamaah. Itu setelah dua JCH dikabarkan meninggal dunia. Yakni, Supono Suseno Satari dari rombongan 9 kloter 7 dan Mudjiono Sukibat Sumodimedjo rombongan 4 kloter 8. Mereka   menghembuskan napas di Madinah pada Sabtu (5/8) kemarin.  Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Tulungagung, Nuril Huda melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), Safa’ Antoni.

Dia mengatakan,  dua jamaah yang dikabarkan meninggal tersebut yakni Supono warga Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, dan Mudjiono, warga Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru. Keduanya dikabarkan meninggal karena serangan jantung.   “Ya benar, ada dua jamaah calon haji yang meninggal. Jadi total di Madinah ada 1.075 jamaah,” katanya.

Almarhum Mudjiono Sukibat Somodimedjo

Almarhum Mudjiono Sukibat Somodimedjo (Sa'fa Antoni For Radar Tulungagung)

Safa’ mengatakan, Supono dan Mudjiono meninggal di waktu dan tempat berbeda. Dari laporan petugas kloter, Supono meninggal saat di Masjid Nabawi untuk menunggu salat subuh. Tepatnya, sekitar pukul 04.34 waktu Madinah. Sedangkan, Mudjiono meninggal saat beristirahat di kamar hotel. Tepatnya pukul 10.43 waktu Madinah.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut, Seketika kami mencarinya dari data haji yang berangkat tahun ini dan menginformasikan kepada keluarga. Bahkan, hari ini (kemarin, red) datang ke rumah almarhum,” jelasnya.

Tambah dia, setelah mendengar kabar meninggalnya almarhum, pihak keluarga pun menyetujui dan merelakan dua JCH tersebut dimakamkan dengan para suhada dan para sahabat di Maqom Baqi Madinah.

“Untuk jamaah lainnya, semua kondisi baik. Namun ada jamaah haji yang harus dirujuk rumah sakit karena jatuh, tangannya harus digip dan ada pula yang mengalami kaki melepuh karena sandal hilang dan nekat tidak memakai sandal,” terangnya. 

Dari kabar tersebut, data jamaah calon haji di Madinah sebanyak 1.095 jamaah. Mereka terbagi tiga kloter, yakni 7, 8 dan 9. Dan agendanya Sabtu (5/8) yakni memeriksa paspor di Majmuah untuk persiapan ke Makkah. Sebab, pada Selasa, jamaah asal Tulungagung melakukan ibadah umrah haji.  “Calon Jamaah Haji (CJH) yang sampai saat ini belum berangkat ada dua jamaah. Itu karena ada satu jamaah yang sedang dirawat di rumah Sakit Haji Sukolilo, Surabaya karena kondisi kesehatannya dan beliau ditemani istrinya,” terangnya.

Sementara itu, Agung Kurniawan anak kedua Supono mengiklaskan ayahnya meninggal dunia saat di Tanah Suci. “Memang sudah takdirnya mungkin, ayah saya (Supono) sudah lama ingin haji, semoga khusnul khotimah,” katanya saat ditemui di rumahnya kemarin (5/8). (*) 

(rt/lai/ona/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia