Kamis, 17 Aug 2017
radartulungagung
Tulungagung

Tradisi Ulur-Ulur, Bikin Penasaran Turis

Jumat, 04 Aug 2017 11:30 | editor : Didin Cahya FS

LESTARI : Sesepuh Desa Sawo saat memimpin prosesi ritual Ulur-Ulur.

LESTARI : Sesepuh Desa Sawo saat memimpin prosesi ritual Ulur-Ulur. (Dharaka R. Perdana ( RATU))

TULUNGAGUNG- Tradisi Ulur-Ulur di Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, pada Jumat (4/8) ini  ternyata menarik perhatian ratusan warga. Bahkan turis pun kepincut melihat ritual setiap tahun digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan. Sebab air di Telaga Buret di desa setempat tak pernah surut meski kemarau. 

Berbagai atraksi seni tradisi turut memeriahkan ritual tersebut, termasuk tari reog kendang, jaranan dan lain-lain." Tahun ini lebih meriah, terbukti warga yang berkumpul lebih banyak," terang Ketua Paguyuban Telaga Buret, Sukarman.

Menurut dia, bisa dikatakan ritual ini menjadi daya tarik tersendiri. Tidak terkecuali turis dari Australia, Inggris, yang penasaran dengan prosesi ritual, mulai dari tarian, hingga sesaji dilarung di telaga.

Namun terpenting pesan dalam tradisi ini adalah menggugah warga untuk selalu melestarikan lingkungan di sekitar Telaga Buret. Lantaran peran telaga ini bisa sebagai sumber air untuk empat desa. Selain Desa Sawo, masih ada Desa Ngentrong, Gamping, Gedangan." Hutan di sekitar telaga mudah-mudahan tetap lestari dan satwanya hidup terus," jelasnya.

Antoni, salah satu turis asal Australia ini mengaku senang dengan tradisi Ulur-Ulur. Pasalnya di negaranya tidak ada. Nah selama di Tulungagung, dia akan mengunjungi juga berbagai tempat wisata terutama di pantai selatan.

(rt/rak/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia