Sabtu, 29 Jul 2017
radartulungagung
Tulungagung

Jelang Keberangkatan, CJH Lakukan Manasik

Jumat, 14 Jul 2017 09:03 | editor : Andrian Sunaryo

LATIHAN : Para CJH sedang melakukan manasik di Masjid Besar Baiturrohman.

LATIHAN : Para CJH sedang melakukan manasik di Masjid Besar Baiturrohman. (MEDIAN DONA DONI/RATU)

Persiapan terus dilakukan calon jamaah haji (CJH)menjelang pemberangkatan Juli mendatang. Para CJH mulai berlatih tentang tata cara  menjalankan rukun Islam ke lima tersebut, termasuk lewat manasik haji.  Itu terlihat kemarin (17/7) di Masjid Besar Baiturrohman di Desa/Kecamatan Kedungwaru kemarin (13/7).  Ada ratusan CJH melakukan praktik Thawaf yang merupakan salah satu rukun haji.

Informasi didapat Jawa Pos Radar Tulungagung, manasik haji tahun ini digelar secara serempak di hampir seluruh kecamatan di Kota Marmer. Dimulai sejak Senin (10/7) di masing-masing masjid.

Di mana tujuan dari manasik haji, diharapkan para calon Jemaah Haji ketika di Tanah Suci lancar menjalankan ibadah.” Sehingga kemabruran bisa terjaga,” ungkap tutor pembimbing manasik haji di Masjid Besar Baiturrohman Soniman Efendi.

Pemberangkatan CJH

Pemberangkatan CJH (Hendra Novias/Radar Tulungagung)

Menurut dia,  di masjid tersebut terdapat sebanyak 107 CJH. Seluruh peserta rata-rata adalah pemula. Manasik ini sangat penting bagi para peserta di masjid itu.

Sementara itu peserta manasik terlihat mengikuti serangkaian latihan praktik haji dengan semangat. Terlihat mereka tidak menemuhi kesulitan dalam belajar.

“ Saya tidak menemui kesulitan dalam latihan haji. Peserta lainnya juga sama karena para tutor sangat gamblang dalam mengajar,” ungkap salah satu peserta Nurhadi, warga Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru.

Ditempat lain Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tulungagung mengelar manasik haji pada awal Juli dikarenakan pada akhir Juli CJH sudah diberangkatkan ke tanah suci.

Dan pemberangkatan bersama-sama di pendapa pemerintah kabupaten (pemkab) dengan kloter 7 pada 28 pukul 24.00, kloter 8 pada 29 pukul 15.00 dan kloter 9 pada 29 pukul 24.00. Dengan jumlah peserta haji yang diberangkatkan dari Tulungagung sebanyak 1109 jamaah.

“ Manasik haji itu sangat penting bagi jamaah. Untuk membekali ilmu dalam rangkaian ibadah haji dan umrah, agar ibadahnya sah sesuai yg dicontohkan Nabi Muhammad SAW,” ungkap Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Tulungagung Safa Antoni.

Menurut dia, ibadah haji adalah ibadah yang unik. Ibadah yang satu ini tidak hanya terkait dengan cara saja, tetapi waktunya khusus dan tempatnya juga khusus di Makkah. Jadi perlu betul-betul intensif dalam bimbingan manasik. “ Alhamdulillah paspor sudah terkirim ke Jakarta semua. Kita tinggal menunggu visa,” jelasnya (c1/din). 

(rt/did/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia