Rabu, 26 Jul 2017
radartulungagung
Tulungagung

Kejari Masih Kumpulkan Barang Bukti

Kasus Banpol 2015-2016

Jumat, 14 Jul 2017 08:50 | editor : Andrian Sunaryo

Perkembangan Kasus Banpol

Perkembangan Kasus Banpol (Hendra Novias/Radar Tulungagung)

Korps adhyaksa tampaknya harus bekerja keras menyelesaikan kasus dugaan penyelewangan dana bantuan partai politik (banpol) tahun 2015-2016. Apalagi mereka masih berkutat dengan pemeriksaan saksi yang berjumlah puluhan orang. Selain itu mereka juga masih mengumpulkan barang bukti kasus tersebut yang dianggap belum lengkap. “Proses penyelidikan terus berjalan,” kata Kajari Tulungagung Muhammad Darwin Noor melalui Kasi Pidsus Harimurti H Haksoro kemarin (13/7).

Menurut dia, pihaknya sampai saat ini terus mengumpulkan barang bukti kasus tersebut. Dan salah satu hal yang ditempuh adalah dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Pihaknya kurang begitu ingat seberapa banyak saksi yang sudah dipanggil. Namun yang pasti sudah ada puluhan orang yang dipanggil. “Sudah ada banyak orang yang kami jadikan saksi untuk dimintai keterangan,” jelasnya.

Disinggung untuk target penyelidikan, pria ramah ini mengaku tidak memiliki target waktu. Pihaknya hanya berharap berkas bisa segera lengkap sebelum ditingkatkan statusnya menjadi penyidikan. “Secepatnya kami selesaikan agar bisa dilakukan penyidikan,” tandasnya.

Sekadar mengingatkan, Kejari Tulungagung kini membidik kasus dugaan penyelewangan dana bantuan partai politik (banpol) tahun 2015-2016. Diketahui jika, sejumlah pihak telah diperiksa terkait kucuran dana tersebut, yakni sekitar 30 orang baik dari partai maupun PNS.

Beberapa staf Bakesbangpol juga telah dimintai keterangan mengenai prosedur pencairan banpol. Apalagi alokasi yang disediakan sendiri dari tahun ke tahun tidak mengalami perubahan, yakni total sekitar Rp 1,1 miliar.(rka

(rt/rak/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia