Kamis, 17 Aug 2017
radarsurabaya
Surabaya

Air Siap Minum Ditargetkan Mengalir 2018, Risma Jamin Tarif Tak Naik

Sabtu, 12 Aug 2017 23:51 | editor : Abdul Rozack

ilustrasi

ilustrasi

SURABAYA - Program air siap minum dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surabaya terus digodog. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menargetkan program tersebut bisa terealisasi pada tahun 2018 mendatang.

Ia menjelaskan, saat ini warga memang membutuhkan suplai air minum. Sebab, warga merasa berat jika harus terus membeli air minum kemasan. "Makanya, ini kita terus lakukan penelitian agar kualitas air yang dihasilkan bisa memenuhi standar kesehatan," beber wali kota Surabaya yang akrab disapa Risma ini di Balai Kota, Sabtu (12/8).

Saat ini, lanjut dia, pihak PDAM memang terus melakukan upaya agar program air minum bisa terealisasi. Jika air minum sudah siap, Risma akan langsung melakukan uji coba. "Nanti kami suruh pegawai PDAM untuk minum duluan. Itu sebagai bukti kalau air (siap minum PDAM) aman konsumsi. Kalau nggak gitu kan masyarakat nggak percaya," jelasnya.

Risma juga memastikan jika tarif PDAM tak akan ada kenaikan, meskipun ke depan air yang mengalir sudah layak minum. "Saya tegaskan nggak akan ada kenaikan. Nanti kita data dulu seperti apa penyebarannya. Kalau ada pelanggan yang mengubah dari rumah tangga ke usaha, itu yang tarifnya kami naikkan," ujar dia.

Saat ini, realisasi program air minum menemui beberapa kendala. Menurut Risma, ada beberapa pipa milik PDAM yang sudah tua dan usang. Bahkan, ada yang merupakan peninggalan Belanda. Hal itu membuat karat akan bercampur air sehingga air masih tak layak konsumsi.

Baca selengkapnya di edisi cetak Radar Surabaya, Minggu (13/8/2017)

(sb/gus/jek/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia