Senin, 21 Aug 2017
radarsurabaya
Gresik

Komplotan Maling Kambing Tertangkap

Sabtu, 12 Aug 2017 08:47 | editor : Aries Wahyudianto

Ainur Rozaq

Ainur Rozaq (YUDHI/RADAR GRESIK)

MENJELANG hari kurban, permintaan kambing dan sapi cukup tinggi. Ini juga yang mendasari Muhammad Didik, 26, warga Sumberjaya, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya mencuri kambing. Namun aksi pencurian kambing milik Ainur Rozaq, 38, warga Desa Kramat, Kecamatan Duduksampeyan gagal.

Pelaku beraksi sendirian dengan mengendarai mobil Avanza hitam nopol L 1743 WQ diringkus di Surabaya. Itu terjadi setelah aksinya mencuri kambing dipergoki warga sekitar rumah korban.

Menurut korban, Ainur Rozaq, saat kejadian dia sedang bersantai di rumahnya. Ketika melihat kondisi tambak yang tak jauh dari rumahnya, korban melihat dua orang memasukan kambing dari kandang ke dalam mobil. Korban sontak meneriaki pelaku yang diketahui berjumlah dua orang itu.

Pelaku yang sadar dipergoki korban berlari dan masuk dalam mobil dan kabur ke arah Kota Gresik. Informasi ini disampaikan ke Polsek Duduksampeyan dan diudarakan melalui HT polisi. Pelaku sempat dihadang anggota Satlantas di pos polisi Bunder, namun berhasil meloloskan diri.

“Mulai dari Terminal Bunder, Pintu Tol Bunder dan di perbatasan Gresik ke Benowo. Meski gagalm akhirnya pelaku dapat diamankan saat melintas di Jalan Raya Pakal Surabaya,” tutur Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Adam Purbantoro.

Ditambahkan, pelaku bersama kendaraanya pun digeledah. Kambing hasil curian yang dimasukan dalam mobil ternyata tinggal bekasnya saja. Kambing-kambing itu telah dibuang di Jalan Raya Duduksampeyan. Kendati tidak ada barang bukti kambing, pelaku tetap diamankan. Ada keterangan saksi dan juga bulu-bulu kambing yang tertinggal dalam mobil.

Dijelaskan, pelaku telah menjalani pemeriksaan. Dari hasil penyidikan itu, terdakwa dinyatakan telah memenuhi unsur sebagai tersangka pencurian. Pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 (e) dan 4 (e) KUHP. Pelaku bakal diancam dengan hukuman penjara 6 tahun. “Menjelang Idul Adha, hewan-hewan ternak harus benar-benar diawasi dengan ketat,” imbau Mantan Kasat Reskrim Polres Malang itu.(bro/ris)

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia