Kamis, 24 Aug 2017
radarsurabaya
Sidoarjo

Lapas Overload, Napi Rawan Bentrok

Jumat, 11 Aug 2017 08:49 | editor : Lambertus Hurek

JAGA STAMINA: Warga binaan Lapas Sidoarjo berolahraga bersama petugas.

JAGA STAMINA: Warga binaan Lapas Sidoarjo berolahraga bersama petugas. (DOK)

KOTA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Sidoarjo sudah lama kelebihan penghuni alias overload. Kondisi ini membuat warga binaan (narapidana) kurang nyaman dan rawan stres. 

Saat ini jumlah warga binaan di Lapas Sidoarjo sebanyak 1.021 orang.  Padahal, kapasitas penjara di dekat alun-alun itu hanya 343 orang. “Karena itu, kami terus lakukan pendekatan dengan penyuluhan dan kerohanian,” kata Kepala Lapas Sidoarjo Bambang Irawan kemarin.

Upaya tersebut untuk membangun kesadaran dan saling pengertian antarwarga binaan. Sehingga, setiap masalah bisa dikomunikasikan dan dicari jalan keluar yang tepat. “Syukurlah, selama ini tidak ada perkelahian atau tawuran," ucapnya.

Menurut Bambang, selama ini para petugas bertindak tegas terhadap  warga binaan yang melakukan pelanggaran. Jenis hukuman disesuaikan dengan tingkat kesalahan warga binaan. “Kita harus adil, semua warga binaan memiliki hak yang sama,” katanya.

Pihak lapas juga memberikan pelatihan kepada warga binaan yang segera bebas. Hal tersebut sebagai bentuk adaptasi sebelum kembali membaur dengan masyarakat. “Bentuknya bermacam-macam. Ada yang mencuci motor  maupun bersih-bersih di kawasan lapas,” pungkasnya. (vga/rek)

(sb/rek/rek/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia