Kamis, 24 Aug 2017
radarsurabaya
Sportainment

Bantai PBSI Blitar 4-0, Persebaya Makin Kokoh di Puncak

Rabu, 02 Aug 2017 23:23 | editor : Abdul Rozack

KEBERSAMAAN: Abu Rizal Maulana (tiga dari kiri) merayakan gol perdana bersama para pemain Persebaya lain saat menghadapi PSBI Blitar di Stadion GBT, Rabu (2/8).

KEBERSAMAAN: Abu Rizal Maulana (tiga dari kiri) merayakan gol perdana bersama para pemain Persebaya lain saat menghadapi PSBI Blitar di Stadion GBT, Rabu (2/8). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Surabaya -  Persebaya melanjutkan tren positifnya, menjamu PSBI Blitar pada lanjutan kompetisi Liga 2 Grup 5, di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (2/8), skuad Green Force menang empat gol tanpa balas. 

Alhasil dengan raihan ini, Persebaya kian memperkokoh posisinya sebagai capolista grup 5 dengan raihan 21 poin dari 10 laga yang sudah dijalani, sementara PSBI semakin terpuruk di dasar klasemen dengan poin delapan.  Dengan demikian, Persebaya tidak terkalahkan sepanjang delapan pertandingan sejak dikalahkan Martapura FC pada putaran pertama, 30 April lalu. 

Sejak peluit kick off dibunyikan wasit Muslimin SH dari Makassar, Persebaya tampil mendominasi tapi permainan cenderung lamban. Absennya gelandang Rendi Irwan membuat aliran bola dari lini tengah kurang kreatif. 

Namun demikian skuad Green Force bisa menguasai permainan. Pada menit ke-13, melalui aksi individu di dalam kotak penalti, Abu Rizal Maulana berhasil melepaskan shooting keras yang gagal diantisipasi kiper PSBI, Fahmi Idris. 

Tertinggal 1-0, PSBI yang ditangani Ferry Taufik Budiman sebelumnya lebih banyak bertahan, akhirnya mulai berani bermain terbuka. Namun sebaliknya, dengan keunggulan 1-0, Persebaya tidak mengendurkan tekanan. Green Force terus melancarkan serangan.

Gawang Persebaya nyaris bobol pada menit ke-31. Sontekan Ismail Sholeh yang lepas dari sektor kanan, masih membentur mistar atas gawang yang dikawal Miswar Saputra.

Namun tidak lama kemudian, giliran Persebaya yang mengancam. Peluang emas itu terjadi ketika tembakan keras Oktafianus Fernando di depan gawang pada menit 32, masih bisa diblok kiper.

Menjelang akhir babak pertama, Persebaya memperbesar kedudukan menjadi 2-0. Kali ini, sang kapten, Misbakus Solihin yang mencetak gol pada menit ke 45+2. Bermula dari crossing Abu Rizal, sundulan Solihin masih dihalau mistar gawang. Untungnya, sang kapten dapat melesakkan bola pantulan dengan tendangan voli kaki kiri yang keras.

Skor 2-0 ini tidak berubah hingga babak pertama berakhir. 

Memasuki babak kedua, Persebaya tetap tidak mengendurkan serangan. Pada menit ke-49, Persebaya kian memperbesar keunggulan menjadi 3-0. Melalui skema yang apik dari M. Hidayat kepada Irfan Jaya di sektor kanan, pemain mungil itu bisa mengelabuhi pemain belakang PSBI dan mengirimkan umpan tarik ke Oktafianus Fernando yang berdiri bebas di depan gawang.

Alhasil, dengan sekali kontrol, bola placing Oktafianus Fernando membuat Fahmi Idris memungut si kulit bundar untuk ketiga kalinya dari gawang. Unggul tiga gol tanpa balas, Persebaya masih bernafsu untuk menambah kemenangan. 

Bahkan pelatih Persebaya, Alfredo Vera, kian mempertajam lini depannya dengan menarik bek kiri Abdul Aziz, digantikan Rendi Irwan pada menit ke-60. masuknya Rendi membuat aliran bola dari tengah bertambah rapi. 

Memasuki masa injury time, tepatnya menit 90+2, kali ini giliran Rendi Irwan yang mencatatkan namanya di papan skor. Lolos dari jebakan offside dan melakukan solo run, sang kapten mampu mengecoh penjaga gawang Fahmi Idris sehingga dengan mudah menceploskan bola. 4-0 untuk Persebaya. Dan hasil itu, tidak berubah hingga pertandingan usai.

Menanggapi hasil ini pelatih Alfredo Vera mengaku bangga. Namun dia menganggap Persebaya bisa menang lebih banyak bila bermain tenang. “Kami main bagus mungkin bisa lebih tenang. Kami banyak peluang tapi gagal jadi gol, karena karena anak-anak over confident,” kata Alfredo Vera usai pertandingan. 

Sementara asisten manajer PSBI Hardiman Wahyuniarto menilai timnya sebenarnya sudah bermain bagus. Tapi Persebaya ternyata lebih bagus sehingga layak menang. “ Kami bermain bagus tapi Persebaya lebih bagus, jujur saja fisik anak-anak drop karena Sabtu mereka main dan sekarang main lagi,” kata Ipung sapaan akrab Hardiman. 

Sedangkan Rendi yang melakukan comeback dan mencetak gol, menghadiahkan golnya untuk anak dan istrinya yang menyaksikan langsung pertandingan kemarin. 

Selanjutnya Persebaya akan melakoni laga away ke Pamekasan untuk menghadapi tuan rumah Pamekasan MU, Kamis (10/8), setelah menghadapi Pamekasan, Persebaya kembali ke GBT untuk menjamu PSIM Jogjakarta, Rabu (16/8).

(sb/dyn/jek/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia